1 Desember 1997: Remaja 14 Tahun Divonis 25 Tahun Penjara atas Kasus Penembakan di Heat High School

Remaja berusia 14 tahun ini berasal dari Kentucky, Amerika Serikat.

Diterbitkan 01 Desember 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, D.C - Sebuah kelompok doa di Sekolah Menengah Atas Heath di Amerika Serikat terjadi penembakan yang dilakukan oleh Michael Carneal yang saat itu berusia 14 tahun. Ia menewaskan tiga teman sekelasnya dan melukai lima lainnya pada 1 Desember 1997.

Lokasi tragedi penembakan ini dekat Paducah, Kentucky. Penangkapannya pun tidak membutuhkan banyak waktu, di mana ia mengaku bersalah di tempat kejadian perkara kepada pihak kepolisian. Salah satu korban meninggal adalah teman baiknya sendiri, Nicole Hadley, yang juga berusia 14 tahun, dilansir dari ABC News, Senin (1/12/2025).

Dikutip dari laman CBC News, korban terluka yaitu Missi Jenkins Smith yang lumpuh dan menggunakan kursi roda. Selain korban tewas Nicole Hadley, terdapat Jessica James (17), dan Kayce Steger (15).

Hukuman penjara dijatuhi seumur hidup, dengan kemungkinan pembebasan bersyarat setelah 24 tahun sembilan bulan, di mana umurnya kini berusia 39 tahun.

Dalam kejadian tragis dari perbuatannya, ia meminta maaf kepada para korban dan seluruh komunitas bahwa ia menyesal atas perbutannya, karena ia benar-benar tidak bermaksud menyakiti hingga membunuh orang-orang.

Menurut The Guardian, Carneal mengaku mendengar suara-suara yang menyuruhnya mencuri pistol dan menembak ke lobi sekolah tersebut, ia diketahui menderita delusi dan paranoia yang mana dirinya sendiri mengetahui bahwa mencuri senjata itu akan mengarah pada sesuatu yang mengerikan.

Tetapi, ia tidak bisa menolaknya dan lebih parahnya lagi mendengar suara-suara yang menyuruhnya melompat dari tangga. Hingga ia mendapatkan pengobatan dan terapi di penjara untuk menghindari risiko yang mungkin dapat terjadi.

Masalah Mental Bukan Sebagai Alasan

Meskipun Ketua Dewan Pembebasan Bersyarat Kentucky, Ladeidra Jones mengetahui bahwa berkasnya tertulis memiliki masalah mental yang buruk dan sering mengalami pikiran paranoid dengan gambaran kekerasan hingga pembunuhan, serta ia juga telah menyelesaikan hukuman 24 tahun sembilan bulan di penjara.

Ia menetapkan Pembebasan Bersyarat Kentucky padanya ditolak dan Carneal akan menghabiskan sisa waktunya di penjara seumur hidup.

Hal ini dikarenakan penembakan kepada anak-anak remaja masih meninggalkan trauma dan kekhawatiran jika akan melakukan kejadian yang sama. Sehingga penyebab dari masalah kesehatan mentalnya tetap tidak bisa dibenarkan sebagai alasan, sekalipun ia telah meminta maaf kepada para korban.

 

 

 

Â