Lukisan dari Abad ke-18 di Museum Italia Rusak Akibat Ulah Turis Selfie

Insiden ini kembali memicu perdebatan soal etika pengunjung museum di era media sosial.

Diterbitkan 25 Juni 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Roma - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Galeri Uffizi, Florence, ketika seorang turis merusak lukisan abad ke-18 saat mencoba mengambil selfie.

Lukisan tersebut adalah potret Ferdinando de' Medici, Grand Prince of Tuscany karya pelukis ternama Anton Domenico Gabbiani.

Menurut keterangan pihak galeri, pengunjung tersebut terjatuh ke belakang saat mencoba “membuat meme” di depan lukisan, menyebabkan kerusakan fisik yang kini tengah diperbaiki oleh tim konservasi.

Direktur Galeri Uffizi, Simone Verde, menyampaikan keprihatinannya atas tren pengunjung yang lebih fokus pada konten media sosial dibandingkan menghargai karya seni.

"Masalah pengunjung yang datang ke museum hanya untuk membuat meme atau selfie semakin merajalela," ujarnya, seperti mengutip BBC, Rabu (25/6/2025).

Ia juga menegaskan bahwa pihak museum akan menetapkan batasan perilaku yang lebih ketat.

"Kami akan memberlakukan aturan yang sangat jelas untuk mencegah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai institusi budaya dan rasa hormat terhadap warisan seni," tambah Verde.

Lukisan tersebut merupakan bagian dari pameran khusus bertajuk Florence and Europe: Arts of the Eighteenth Century, yang menampilkan sekitar 150 karya seni. Akibat insiden ini, pameran sementara ditutup hingga 2 Juli untuk pemulihan dan pemeliharaan lukisan, dan dijadwalkan dibuka kembali hingga 28 November seperti rencana awal.

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pengunjung yang terlibat dan melaporkannya ke otoritas hukum setempat.

Insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Awal tahun ini, seorang pria di Palazzo Maffei, Verona, juga merusak kursi berhiaskan permata saat mencoba berfoto.

Direktur museum tersebut, Vanessa Carlon, mengatakan, "Kadang kita kehilangan akal hanya demi sebuah foto, tanpa memikirkan akibatnya."