Pemain Inggris Disambut Cemoohan Begitu Tiba di Meksiko

Inggris menghadapi situasi tak ideal jelang duel lawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris belum menendang bola, tetapi sudah lebih dulu menghadapi tekanan besar menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Situasi di luar lapangan menjadi ujian pertama bagi skuad asuhan Thomas Tuchel sebelum menghadapi tuan rumah Meksiko.

Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca pada Senin (6/7/2026) dini hari waktu Inggris sempat diwarnai ketidakpastian. FIFA bahkan mempertimbangkan mengubah jadwal kick-off enam jam lebih awal karena ancaman badai petir dan pertimbangan keamanan.

Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah mendapat penolakan dari kedua kubu. Akibatnya, pertandingan tetap dimainkan sesuai jadwal semula di salah satu stadion paling bersejarah dalam sepak bola dunia.

Masalah Inggris ternyata tidak berhenti pada ketidakpastian jadwal pertandingan. Setibanya di hotel di Mexico City pada Jumat waktu setempat, The Three Lions langsung merasakan atmosfer panas dari para pendukung Meksiko yang memberikan sambutan jauh dari kata bersahabat.

Disambut Siulan dan Ejekan, Keamanan Diperketat

Rombongan Inggris yang berusaha merahasiakan lokasi hotel mereka tetap menjadi perhatian para suporter tuan rumah. Saat para pemain turun dari bus menuju lobi hotel, mereka langsung disambut siulan dan ejekan dari kerumunan yang sudah menunggu.

Suasana semakin riuh ketika para pendukung meneriakkan chant "Meksiko, Meksiko" untuk memberikan tekanan psikologis kepada para pemain Inggris. Aparat keamanan telah mengantisipasi situasi tersebut dengan memasang pagar pembatas logam untuk memisahkan suporter dan rombongan tim.

Pengamanan di sekitar hotel juga disebut jauh lebih ketat dibandingkan biasanya. Polisi dan personel militer berjaga di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap terkendali.

“Ada banyak polisi di luar hotel tim Inggris, dan warga setempat mengatakan jumlah polisi dan tentara di sini belum pernah terjadi sebelumnya,” lapor Angelina Kelly dari talkSPORT dari luar hotel tim.

Ancaman Gangguan Belum Berakhir Jelang Duel Krusial

Di tengah situasi tersebut, Thomas Tuchel terlihat tetap tenang. Pelatih asal Jerman itu bahkan sempat melambaikan tangan kepada para penggemar saat memasuki hotel bersama rombongan tim.

Meski demikian, Inggris diperkirakan masih akan menghadapi gangguan lain menjelang pertandingan. Lokasi hotel mereka kini telah diketahui publik sehingga potensi teror psikologis dari suporter tuan rumah masih terbuka.

Pengalaman serupa sebelumnya dialami Ekuador saat menghadapi Meksiko di babak 32 besar. Tim asal Amerika Selatan itu terganggu oleh suara kembang api yang dinyalakan hingga larut malam di sekitar hotel, sebelum akhirnya mengajukan protes resmi kepada FIFA setelah tersingkir dari turnamen.

Belajar dari kejadian tersebut, staf pelatih Inggris telah mengambil langkah antisipasi. Para pemain dibekali obat tidur alami serta penutup telinga untuk meminimalkan gangguan apabila aksi serupa kembali terjadi menjelang laga hidup-mati melawan Meksiko di Stadion Azteca.

Sumber: talkSPORT

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan