Jadi Tuan Rumah, Indonesia Turunkan 19 Petinju di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026

Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 akan berlangsung 5-16 Juli 2026 di kawasan GBK. Uzbekistan jadi unggulan utama.

OlehThomas
Diterbitkan 05 Juli 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026. Tak cuma sukses sebagai penyelenggara, Indonesia juga ingin meraih prestasi membanggakan. 19 petinju diturunkan untuk mengharumkan nama bangsa.

Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 ini akan berlangsung 5 sampai 16 Juli 2026 di Hall Basket GBK. Menghadapi event bergengsi ini, Indonesia ingin kebagian medali emas.

Dari 19 petinju yang diturunkan, 10 diantaranya akan berlaga di U19, sedangkan untuk U23 ada sembilan petinju. Indonesia tak cuma turun di sektor putra tapi juga menerjukan petinju putri berjumlah tujuh orang.

"Petinju Indonesia yang ikut Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 ini ada 19 orang. Di U19 10 petinju, sedangkan usia 23 ada sembilan. Target kita adalah sebagai tuan rumah yang baik dan kita juga, kita juga jangan hanya sebagai tuan rumah, tapi paling tidak kita juga targetnya mendapatkan medali emas," ujar Sekjen Perbati Hengky Silatang dalam jumpa pers di kawasan Slipi, Sabtu (4/7/2026).

Perbati menjadikan Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 ini sebagai ajang pembinaan. Para petinju yang terpilih mewakili Indonesia diambil dari seleksi kejurnas. Mereka merupakan yang terbaik di kejurnas.

"Persiapan tinju kita memang tidak panjang. Mereka (yang terpilih tampil di Kejuaraan Asia) merupakan hasil seleksi Kejurnas Perbati. Jadi kami tidak asal memilih tapi kualitas dan juara di Kejurnas pada usianya tersebut. Di antara juara kami ambil yang terbaik juga. Paling tidak mereka bisa lawan," papar Hengky.

Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik

Indonesia sendiri sudah siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026. Persiapan sudah maksimal berkat dukungan penuh dari Asian Boxing.

"Kita sudah mempersiapkan diri setahun terakhir ini. Asian Boxing terus memberikan dukungan dan bimbingan. Saat ini persiapan sudah 99 persen, tinggal pelaksanaannya pada 5 Juli," terang Event Director Kejuaraan Tinju Asia Dewanthono.

Para petinju dan ofisial bisa menggunakan fasilitas bus dan transportasi umum di Jakarta dengan gratis.

Uzbekistan Jadi Ancaman

Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 ini akan diikuti lebih dari 300 petinju dari 20 negara Asia. Beberapa negara yang punya tradisi kuat di tinju seperti Uzbekistan, Kazakhstan, Jepang, Korea, Filipina dan Vietnam juga akan ambil bagian.

"Pesaing terberat tentu saja datang dari negara seperti Uzbekistan, Kazakhstan. Mereka sekarang jadi pusat tinju dunia. Di Olimpiade saja, Uzbekistan jadi juara umum. Amerika Serikat tidak kebagian emas," tegas Hengky.

Event ini bisa disaksikan secara gratis oleh pecinta tinju di tanah air. Panitia juga sudah memberikan undangan kepada klub dan komunitas tinju agar bisa belajar banyak dari ajang ini.

 

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Manchester United Ketagihan Berburu Pemain West Ham, Tak Cuma Fernandes dan Summerville

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan