Sukses

Penembakan di Circle K Washington Bunuh 3 Orang, Pelaku Diduga Tewas Bunuh Diri

Liputan6.com, Yakima - AS tengah dilanda rangkaian penembakan dalam hitungan hari. Setelah penembakan di malam Imlek Sabtu 21 Januari 2023, insiden terulang pada Senin 23 Januari di sebuah sekolah hingga peternakan dan perusahaan truk.

Penembakan massal tersebut tak ayal merenggut sejumlah nyawa orang tak bersalah.

Tak lama berselang, Selasa 24 Januari, penembakan fatal terjadi di sebuah convenience store Circle K di Yakima, Washington.

"Tiga orang tewas dalam apa yang digambarkan polisi sebagai penembakan acak pada pukul 03.30 pagi pada hari Selasa di toko serba ada Circle K di Nob Hill Boulevard dan 18th Street di Yakima," kata polisi seperti dikutip dari ABC.go.news, Rabu (25/1/2023).

Polisi Yakima mengatakan tersangka yang diduga adalah Jarid Haddock, pemuda berusia 21 tahun dari Yakima County.

"Tersangka meninggal karena luka tembak yang dilakukan sendiri setelah penembakan sebelumnya menyebabkan 3 orang tewas di Yakima, Washington," kata polisi.

"Tersangka dalam penembakan fatal semalam (Selasa dini hari) di Yakima, Washington, telah meninggal setelah mengambil nyawanya sendiri," kata Kepala Polisi Yakima melansir dari CNN.

"Tersangka tampaknya menembak dan bunuh diri dan itu terjadi sebelum kedatangan petugas. Ada petugas yang mendengar tembakan, tapi tidak ada yang melihatnya benar-benar melakukan itu," sambung Kepala Polisi Matt Murray.

Menurut Murray, pihak berwenang berusaha menyelamatkan nyawanya tetapi dia kemudian dinyatakan meninggal.

Sebelumnya, kepala polisi setempat telah memberikan indikasi bahwa tersangka telah ditahan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kabar Penahanan

Sebelumnya, Kepala polisi Murray mengatakan para pejabat perlu melalui proses formal untuk mengidentifikasi tersangka tetapi mereka yakin dia terlibat dalam penembakan yang menewaskan tiga orang itu.

"Seorang tersangka ditahan hari Selasa sehubungan dengan penembakan semalam yang menyebabkan tiga orang tewas di negara bagian Washington," kata Kepala Polisi Yakima Matt Murray dalam sebuah video di Facebook.

Murray mengatakan petugas menanggapi panggilan telepon dari anggota keluarga tersangka pria bersenjata yang mengatakan mereka dapat menemukannya di belakang beberapa gudang.

Suara tembakan terdengar ketika polisi tiba dan ada seorang pria terluka di dalamnya, tetapi tidak ada petugas yang menembak tersangka dan tidak ada petugas yang terluka, menurut Murray.

Murray mengatakan lebih banyak informasi akan dirilis Selasa malam waktu setempat.

Setelah insiden penembakan, penutupan jalan di daerah itu dilakukan pada Selasa pagi. "Terkait dengan pembunuhan di pagi hari," kata seorang juru bicara polisi.

SWAT pun merespons dan pihak berwenang mengerahkan drone di area tersebut.

 

3 dari 4 halaman

Kronologi Penembakan

Tabitha Johnson, seorang karyawan di bisnis terdekat, mengatakan kepada CNN bahwa daerah itu mengalami lockdown dan polisi telah mengepung sebuah rumah di dekat persimpangan University Parkway dan West Birchfield Road.

Johnson mengatakan pihak berwenang telah berada di sana sejak sebelum pukul 09.00 waktu setempat.

Daerah yang telah ditutup polisi kira-kira dua mil sebelah timur dari tempat tembakan dilepaskan Selasa dini hari.

Kepala polisi Murray mengatakan kepada CNN bahwa tersangka masuk ke pompa bensin ARCO / ampm dan "mencoba masuk ke lobi," tetapi ternyata pintunya terkunci.

"Dia kemudian berjalan menyeberang jalan menuju Circle K," kata Murray.

"Saat dia berjalan ke toko, dia mengeluarkan senjatanya dan ada dua orang yang mengambil makanan dan dia menembak mereka." Kedua orang itu meninggal, kata Murray.

Tersangka kemudian keluar dari toko dan menembak orang lain, yang juga tewas.

Murray mengatakan tersangka kembali ke seberang jalan menuju pom bensin ARCO/AMPM dan menembak ke dalam mobil lalu pergi.

Polisi belum mengatakan milik siapa mobil itu, tetapi yakin itu mungkin milik tersangka.

 

4 dari 4 halaman

Sembilan Tembakan

Justin Bumbalogh, yang bekerja di Elite Towing and Recovery, mengatakan dia setengah tertidur ketika mendengar suara tembakan.

Sementara polisi mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 03.30 waktu setempat.

Menurut Bumbalogh, dia mendengar sekitar sembilan tembakan dan mengingat jarak yang jelas antara dua rangkaian tembakan itu. Polisi merespons tak lama setelah tembakan, katanya.

"Tampaknya ini situasi acak," kata Murray. "Tidak ada konflik nyata antara kedua pihak - laki-laki itu masuk begitu saja dan mulai menembak."

Kantor Lapangan FBI Seattle Steve Bernd mengatakan kepada CNN bahwa mereka mengetahui insiden tersebut dan menghubungi Polisi Yakima jika mereka meminta bantuan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS