Terungkap Pelaku Penembakan di Festival Lembah Baliem

Akibat penembakan itu, dua warga mengalami luka.

Diterbitkan 09 Agustus 2026, 05:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KKB Kodap III Ndugama teridentifikasi sebagai pelaku penembakan FBLB-2026.
  • Dua warga sipil terluka tembak di lutut dan paha, kini dirawat di RSUD Wamena.
  • Penembakan diduga upaya KKB mengganggu keamanan FBLB karena terdesak TNI.

Liputan6.com, Jakarta - Pelaku penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB)-2026 akhirnya terungkap. Akibat penembakan itu, dua warga mengalami luka.

Kapendam XVII Cendrawasih, Kol Inf Tri Purwanto mengatakan, pelaku penembakan di FBLB-2026 adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap III Ndugama.

"Memang dari hasil penyelidikan terungkap pelaku penembakan terindikasi anggota KKB dari Kodap III Ndugama," kata Purwanto, dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).

Dua warga sipil yang mengalami luka akibat tembakan adalah Laode Muhammad (43) dan Salbia (50).

Muhammad terkena tembakan di bagian lutut. Sementara Salbia di paha kanan. Keduanya kini ditangani paramedis di RSUD Wamena.

Kronologi Penembakan

Penembakan terhadap warga sipil terjadi di Walesi, Papua Pegunungan, saat FBLB tengah berlangsung. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIT, Sabtu (8/8/2026), di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari pintu masuk festival.

Purwanto menjelaskan, korban saat itu hendak menuju lokasi FBLB untuk menyaksikan festival yang telah berlangsung sejak Jumat (7/8/2026). Namun, dalam perjalanan, korban diduga menjadi sasaran penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.

Purwanto menduga penembakan berkaitan dengan kondisi kelompok bersenjata yang semakin terdesak akibat aktivitas satuan tugas TNI di wilayah tersebut.

"TNI dalam upaya melindungi masyarakat, berupaya mempersempit ruang gerak KKB sehingga penembakan yang terjadi di Walesi, Sabtu (8/8) diduga untuk mengganggu situasi keamanan di tengah berlangsungnya kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB)," ujar Purwanto.

Dia menegaskan TNI mengecam aksi penembakan terhadap warga sipil tersebut. Menurutnya, aparat akan terus berupaya menjaga keamanan masyarakat dan memastikan kegiatan masyarakat, termasuk FBLB, dapat berlangsung tanpa gangguan.

"Kami mengecam aksi penembakan terhadap warga sipil dan memastikan tidak akan memberikan ruang bagi KKB untuk mengganggu keamanan masyarakat," tegasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6