Sukses

Fakta Baru Kasus Tewasnya Nora Anne Quoirin yang Hilang 10 Hari di Malaysia

Liputan6.com, Malaysia - Remaja Irlandia, Nora Anne Quoirin tewas kelaparan di Malaysia setelah 10 hari menghilang. Jenazah gadis 15 tahun itu ditemukan di pinggir sungai yang berjarak sekitar 2 kilometer dari The Dusun Resort, tempat keluarganya menginap.

Kepala Polisi Negeri Sembilan Datuk Mohamad Mat Yusop mengungkap fakta baru terkait meninggalnya Nora. Salah satunya, Nora berpindah-pindah tempat selama menghilang. Sebab, tim SAR sempat menelusuri lokasi jenazah Nora Anne Quoirin, namun tidak menemukannya.

"Kami menelusuri daerah itu, karena kami percaya, bahwa dia masih hidup sampai hari ke tujuh. Dia mungkin berpindah," kata dia seperti dilansir Malaymail, Jumat (16/8/2019).

"Setelah mencari di daerah itu sampai hari ke tujuh, kami berkonsentrasi di daerah Gunung Berembun setelah itu. Namun selama kami berkonsentrasi di Gunung Berembun, sekelompok pendaki relawan pergi ke daerah di mana kami menjelajahi lebih awal dan mereka menemukannya," jelas Yusop.

Dia juga mengatakan, polisi masih menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi hingga Nora meninggal dunia di pinggir sungai. "Kami akan terus menyelidiki dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi."

Sementara itu, ia juga mengkonfirmasi fakta Nora Anne Quoirin benar-benar tidak berpakaian saat jenazahnya ditemukan. 

"Orangtuanya memberi tahu kami bahwa dia terakhir terlihat di ranjang resor pada jam 10 malam dengan pakaian dalamnya. Pernyataan itu diambil dari orangtuanya. Namun kita tidak bisa memastikan apakah dia menghilang dari resor dengan atau tanpa pakaian dalamnya. Kami harus menyelidiki lebih lanjut semua ini," ungkap Yusop.

2 dari 4 halaman

Bukan Diperkosa

Setelah menghilang selama 10 hari di Malaysia, Nora Anne Quoirin akhirnya ditemukan. Namun, remaja 15 tahun asal Irlandia itu sudah tak bernyawa.

Tubuhnya tergeletak di pinggir sungai, tanpa busana, sekitar 2 kilometer dari tempatnya menginap. Hasil autopsi polisi akhirnya menguak penyebab kematian Nora. 

Kepala Kepolisian Negeri Sembilan, Datuk Mohamad Mat Yusop mengungkap, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda cedera atau kekerasan di tubuh Nora Anne Quoirin. Polisi juga menyimpulkan Nora meninggal dunia sekitar empat hari sebelum dia ditemukan pada Selasa 13 Agustus.

Yusop mengatakan, hasil pemeriksaan medis menemukan adanya tanda-tanda Nora menderita pendarahan usus. Diduga Nora mengalami stres karena tidak makan selama berhari-hari.

"Tidak ada tanda-tanda pemerkosaan. Memar di kakinya tidak menunjukkan kondisi yang disengaja," katanya.

"Tidak ada kecurigaan atas kematian yang disengaja," tegasnya.

Ketika ditanya apakah penyebab kematian Nora Anne Quoirin yang disimpulkan dari post-mortem adalah karena kelaparan, ia mengkonfirmasi hal itu. "Ya, dia kelaparan."

3 dari 4 halaman

Kesaksian Traumatis

Tim pendaki yang terlibat dalam pencarian mengungkap detik-detik traumatis saat menemukan tubuh Nora pada Selasa 13 Agustus. Saat itu, mereka melihat Nora terbaring di pinggir sungai dalam pose yang menyerupai orang sedang tidur, dengan kepala berada di tangannya.

"Sepertinya dia sedang tidur, tetapi kita semua tahu dia sudah mati," kata salah seorang pendaki, Sean Yeap yang menambahkan bahwa dua wanita dalam timnya menangis ketika melihat tubuh Nora Anne Quoirin.

"Kami tidak mendekati, hanya berdiri sekitar 15 meter jauhnya dan ketua tim kami menghubungi polisi. Saya bisa melihat tubuhnya," imbuhnya seperti dilansir Malaymail.

Setelah dihubungi tim pendaki, polisi tiba di lokasi penemuan jenazah Nora Anne Quoirin sekitar 30 menit kemudian. Jenazah langsung dipindahkan menggunakan helikopter dan pihak keluarga langsung mengonfirmasi bahwa itu adalah tubuh Nora yang hilang dari The Dusun Resort tempatnya menginap.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Malaysia Ringkus 37 WNI di Kuala Lumpur, Diduga Langgar UU Imigrasi
Artikel Selanjutnya
Sistem Bandara Kuala Lumpur Terganggu, Operasional Kacau Balau