Sukses

Israel dan Hamas Kembali Saling Serang

Liputan6.com, Gaza - Israel kembali melakukan serangan baru di Gaza dan militan Hamas juga menembakkan roket ke Israel, selagi pencarian terhadap tentara Israel yang hilang. Padahal keduanya sepakat genjatan senjata selama 72 jam guna melakukan perundingan di Mesir.

Pejabat resmi Palestina mengatakan, 47 orang meninggal dalam semalam akibat aksi Israel. Sebanyak 40 rumah, 3 masjid, dan sebuah universitas hancur. Seperti dilansir BBC, Sabtu (2/8/2014), serangan kebanyakan terjadi di Rafah, di mana tentara Israel bernama Hadar Goldin hilang.

Sementara, media Israel mengatakan rangkaian roket ditembakkan ke Israel pada Sabtu pagi, termasuk ke kota berpenduduk padat Tel Aviv. Sayap militer Hamas, Brigade Qassam yang mengontrol Gaza mengklaim telah menembakan roket ke Tel Aviv.

Sementara media milik Pemerintah Mesir, Mena melaporkan bahwa perbatasan Rafah dibuka kembali untuk alasan kemanusiaan dan membantu para korban.

Hingga kini, konflik Palestina-Israel telah menewaskan setidaknya 1.600 warga Palestina dan 63 warga Israel. Seorang pekerja asal Thailand juga ikut menjadi korban.

Jumat 1 Agustus lalu, gencatan senjata selama 72 jam telah disepakati kedua belah pihak, namun langsung batal beberapa jam kemudian. Hamas menuduh Israel melanggar gencatan senjata, tetapi Israel mengatakan mereka terpaksa melakukan agresi untuk merespon tembakan roket.

Brigade Qassam, sementara itu mengklaim tidak memiliki informasi apapun tentang nasib Letnan Hadar Goldin, 23. Hadar adalah seorang tentara yang diduga diculik militan Hamas pada masa gencatan senjata yang ditetapkan Kamis 31 Juli itu.

Baca juga:

Bantah Culik Tentara Israel, Hamas: Tak Ada Info, Mungkin Mati

5 Ribu Orang Long March Desak Israel Stop Kekerasan ke Gaza

Terowongan Gaza, Taktik Baru Hamas Melawan Israel

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.