Cek Fakta: Hoaks Ilmuwan IPB Bikin Model 3D Wajah Nenek Moyang Pertama dari Nusantara

Cek fakta Ilmuwan IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara, simak di sini!

Diterbitkan 03 Agustus 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto 3D seseorang dengan narasi:

"Hebat! Ilmuwan IPB Berhasil Merekonstruksi Wajah 3D Nenek Moyang Manusia Purba dari Nusantara".

Postingan itu disertai narasi:

"Ilmuwan dari IPB berhasil membuat rekonstruksi model wajah 3D yang menggambarkan rupa manusia purba yang pernah hidup di wilayah Nusantara.

Untuk membuat rekonstruksi ini, para peneliti mempelajari fosil, tulang, dan tengkorak yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan manusia modern serta primata lain guna memahami bagaimana ciri fisik manusia berevolusi selama jutaan tahun.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, ilmuwan menyusun model wajah yang diperkirakan paling mendekati penampilan manusia purba tersebut. Meski begitu, rekonstruksi ini bukanlah potret yang benar-benar pasti, melainkan hasil estimasi ilmiah berdasarkan bukti fosil dan teknologi yang tersedia saat ini.

Seiring ditemukannya fosil-fosil baru dan berkembangnya teknologi, pemahaman para ilmuwan tentang manusia purba di Nusantara juga akan terus berkembang."

Akun tersebut juga disertai narasi:

"Sapa juga yg mau punya nenek moyang macem gini"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara?

Penelusuran Fakta 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari IPB. Bantahan itu disampaikan dalam akun Instagram @ipbtoday pada 2 Agustus 2026.

Berikut isi klarifikasi IPB:

"Berbagai unggahan media belakangan ini mencatutkan ilmuwan IPB yang diklaim berhasil membuat model 3D untuk memvisualisasikan wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara.

Akun tersebut juga menyebut para peneliti mempelajari fosil, tulang, dan tengkorak purba yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur.

Berdasarkan data riset dan inovasi internal, ilmuwan IPB tidak pernah melakukan penelitian untuk menciptakan 3D wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara.

Berdasarkan penelusuran, informasi tersebut berasal dari akun-akun yang mempublikasikan meme. Informasi bahwa ilmuwan IPB University berhasil membuat model 3D untuk memvisualisasikan wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara adalah tidak benar atau hoaks."

Postingan itu juga disertai narasi:

"Tidak semua yang beredar di media sosial adalah fakta.

Yuk, cek informasi langsung dari sumber resminya. Pada unggahan ini kami ingin meluruskan informasi yang keliru agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Terima kasih sudah ikut menjadi bagian dari ekosistem informasi yang lebih sehat. Mari sama-sama cari tahu lebih dalam berbagai riset dan kepakaran IPB University melalui website ipb.ac.id dan akun media sosial resmi @ipbofficial @ipbtoday @ipb_tv. Selamat berakhir pekan."

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by IPB Today (@ipbtoday)

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DbfD8ZjE1AE/?img_index=5

Kesimpulan

Postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.