Donald Trump Akui Kontak Presiden FIFA, Penangguhan Kartu Merah Balogun Jadi Sorotan

Donald Trump akui hubungi Presiden FIFA Gianni Infantino minta peninjauan kartu merah Folarin Balogun. Keputusan FIFA tangguhkan skorsing picu kritik luas.

OlehThomas
Diterbitkan 07 Juli 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keputusan FIFA tersebut segera memicu gelombang kritik luas. Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan keterkejutan dan kemarahan mereka. UEFA menuduh FIFA "melampaui batas" dan membuat keputusan yang "tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan," yang dinilai merusak integritas permainan dan kredibilitas kompetisi. Asosiasi Sepak Bola Belgia bahkan mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun FIFA menyatakan kasus RBFA tidak dapat diterima dan mengonfirmasi keputusan sebelumnya.

Kecaman Trump atas Keputusan Wasit

Dalam kesempatan yang sama, Donald Trump juga melontarkan kritik tajam terhadap wasit asal Brasil, Raphael Claus, yang memimpin pertandingan AS melawan Bosnia dan Herzegovina. Trump menyebut Claus "sangat mencurigakan" dan menuduhnya membuat "keputusan yang tidak dapat dipercaya siapa pun."

Menurut pandangan Trump, insiden yang melibatkan Balogun bukanlah pelanggaran yang layak diganjar kartu merah. Ia berpendapat bahwa itu hanyalah "dua atlet yang berlari dengan kecepatan penuh dan kebetulan bertabrakan satu sama lain." Trump menekankan pentingnya Balogun bagi timnas AS, menyatakan bahwa Balogun adalah "pemain terbaik kami, atau salah satu pemain terbaik kami," dan tidak adil jika ia harus absen dari pertandingan berikutnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan