Gelandang Real Madrid Laris Manis Diperebutkan Klub Liga Inggris Senilai Rp984 Miliar

Dua raksasa Premier League, Liverpool dan Chelsea, dikabarkan bersaing ketat memperebutkan gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, dengan nilai transfer menca

OlehThomas
Diterbitkan 22 Maret 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Camavinga sendiri baru saja menandatangani perpanjangan kontrak enam tahun dengan Real Madrid pada November 2023, yang mengikatnya hingga Juni 2029. Kontrak baru tersebut mencakup klausul rilis fantastis sebesar €1 miliar, serta gaji pokok €12,5 juta per tahun dengan potensi bonus tambahan.

Alasan Real Madrid Pertimbangkan Penjualan

Meskipun memiliki kontrak jangka panjang dan klausul rilis yang tinggi, Real Madrid dilaporkan tidak menganggap Eduardo Camavinga sebagai pemain yang tidak dapat dijual. Spekulasi mengenai masa depannya di klub semakin menguat, meskipun Real Madrid tidak secara aktif mendorongnya keluar, mereka bersedia mempertimbangkan penjualan dengan harga yang tepat.

Camavinga belum sepenuhnya memenuhi potensinya di Real Madrid dan seringkali berperan sebagai pemain serbaguna karena fleksibilitasnya, bukan sebagai starter reguler di posisi tertentu. Ia hanya menjadi starter dalam 12 dari 20 penampilannya di La Liga musim ini, memicu spekulasi mengenai masa depannya.

Situasi ini diperparah oleh cedera dan kemunculan pemain lain seperti Thiago Pitarch, serta kembalinya Jude Bellingham, yang kemungkinan akan membatasi waktu bermain Camavinga. Real Madrid mungkin juga ingin mengumpulkan dana untuk merombak skuad mereka dan mencari gelandang tengah dengan profil yang berbeda.

Preferensi Pemain dan Kekuatan Finansial Liga Inggris

Eduardo Camavinga dilaporkan tertarik untuk pindah ke London, namun dengan syarat utama bahwa klub yang mengejarnya harus berkompetisi di Liga Champions UEFA. Meskipun demikian, Liverpool juga merupakan pengagum lama sang gelandang dan tetap "sangat memperhatikan situasinya."

Pindah ke Premier League dianggap sebagai tantangan menarik bagi pemain berusia 23 tahun itu, dengan "kecepatan, intensitas, dan keunggulan" liga yang menarik baginya, meskipun ia juga sangat bahagia di Madrid. Kekuatan finansial klub-klub Premier League memang jauh melampaui liga lainnya, memungkinkan mereka untuk melakukan pembelanjaan yang besar.

Sebagai contoh, total biaya transfer agregat dari 20 klub Inggris pada akhir 2024 mencapai £10,1 miliar (sekitar Rp228,8 triliun), lebih besar dibandingkan gabungan 58 klub Jerman, Italia, dan Spanyol. Chelsea sendiri menempati posisi teratas sebagai klub dengan nilai skuad paling berharga di dunia, mencapai €1,732 miliar (sekitar Rp33,7 triliun), mengalahkan Manchester City dan Real Madrid.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan