Fulham vs Man City: Laga Liar Berujung Kemenangan Tak Lazim The Citizens

Laga Fulham vs Man City berakhir dengan skor 4-5 di lanjutan Liga Inggris.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 07:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dominasi Man City

Dominasi City kembali menghasilkan gol pada menit ke-37. Haaland menunjukkan kualitasnya, bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator. Umpan terobosannya diselesaikan Reijnders dengan chip cerdik melewati Leno untuk membawa City unggul 2-0. Tekanan tersebut membuat pertahanan Fulham mulai goyah.

City semakin nyaman setelah menambah gol ketiga jelang babak pertama berakhir. Kesalahan fatal Leno saat mencoba melakukan punch justru membuat bola jatuh ke kaki Phil Foden. Tanpa menunggu lama, sang gelandang melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok gawang, membuat skor menjadi 3-0.

Namun Fulham menolak menyerah begitu saja. Pada masa injury time babak pertama, Stadion Craven Cottage bergemuruh ketika Smith Rowe berhasil memperkecil ketertinggalan. Umpan silang Harry Wilson dituntaskannya dengan tandukan halus yang tak mampu dihentikan Donnarumma, menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Fulham Nyaris Samakan Kedudukan

Pelatih Fulham,

Marco Silva melakukan dua pergantian sekaligus di awal babak kedua, salah satunya dengan memasukkan Samuel Chukwueze untuk menambah daya ledak di sisi sayap. Namun justru Manchester City yang kembali mencetak gol lebih dulu. Pada menit ke-48, Doku memimpin serangan balik cepat, dan bola yang memantul tak sengaja dari tumit Haaland jatuh ke arah Phil Foden, yang dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol keempat City.

Tekanan City belum berhenti. Enam menit kemudian, Doku kembali membuat kekacauan di sisi kiri. Tembakannya membentur Berge dan berubah arah, mengecoh Leno dan membuat skor melebar menjadi 5-1. Pada fase ini, City tampak berada dalam kendali penuh.

Namun Fulham belum menyerah. Pada menit ke-57, bola sapuan pemain City jatuh ke kaki Alex Iwobi, yang kemudian melepaskan tembakan melengkung cantik ke pojok kanan bawah untuk mengubah skor menjadi 5-2. Gol itu menjadi pemicu kebangkitan tuan rumah.

Gelombang serangan Fulham semakin terasa, dan pada menit ke-72 Chukwueze memperkecil jarak melalui sepakan setengah voli keras setelah memanfaatkan bola liar. VAR sempat memeriksa prosesnya, namun gol tetap disahkan. Enam menit kemudian, Chukwueze kembali mengoyak gawang Donnarumma lewat sepakan kaki kiri yang menghujam deras, membuat seluruh stadion Craven Cottage bergemuruh dan skor berubah mendekat menjadi 5-4.

Di masa tambahan waktu, Fulham hampir menyamakan kedudukan saat Kevin memberikan bola terobosan kepada Josh King. Tembakan melewati Donnarumma, tetapi Josko Gvardiol melakukan sapuan krusial tepat di garis gawang. City akhirnya bertahan hingga peluit akhir, mengamankan kemenangan dramatis 5-4. 

 

Peristiwa September 1952 Terulang

Bagi Fulham, kekalahan ini menjadi kali kedua Fulham tumbang di kandang dalam laga liga meski mencetak empat gol atau lebih.

Peristiwa serupa terakhir terjadi pada September 1952, ketika Fulham kalah 4-6 dari Leicester City. Lebih dari tujuh dekade berlalu, kejadian itu kembali terulang dalam duel dramatis melawan Manchester City.

Walaupun Fulham tampil berani, agresif, dan memperlihatkan semangat juang luar biasa hingga peluit akhir, hasil pahit tetap tak dapat dihindari. Penampilan yang disebut sebagai gallant itu tetap mendapatkan pujian besar dari para pendukung yang menyaksikan langsung perjuangan mereka.

Sumber: Opta

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan