Suka Makan Kol Goreng, Ini 5 Dampak Buruknya

Kol goreng saat ini sangat populer dan disukai masyarakat Indonesia. Namun ada beberapa dampak buruk memakan kol goreng.

Diterbitkan 28 Januari 2020, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Memicu Kanker

Dampak buruk kol goreng bagi kesehatan berikutnya adalah dapat memicu kanker. Kol atau kubis yang digoreng terlalu lama juga dapat menimbulkan komposisi amina heterosiklik yang berfungsi karsinogenik. Senyawa itulah yang akan menjadi pemicu sel kanker. 

Sehingga seseorang yang gemar mengonsumsi kol goreng akan rentan terserang penyakit kanker. Apalagi, jika minyak yang digunakan untuk menggoreng kol telah dipakai berkali-kali.

Proses menggoreng kol atau kubis dengan suhu panas dan disertai minyak yang telah digunakan berkali-kali dapat membuat kol mengalami oksidasi, sehingga kandungan radikal bebasnya akan meningkat. 

Tidak Baik untuk Kulit

Selain itu, dampak buruk kol goreng selanjutnya berkaitan dengan kesehatan kulit. Kol goreng tidak baik bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Pada dasarnya, kulit membutuhkan ragam nutrisi yang terkandung dalam sayur kol. Namun jika kol digoreng, nutrisi tersebut akan hilang.

Menggoreng kol juga dapat membuat dapat membuat kulit mudah berminyak dan berjerawat. Kol goreng juga akan menambah sel mati pada kulit, sehingga akan mengalami penuaan dini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan