10 Momen Kontroversial Paling Dikenang di Piala AFF

Gol bunuh diri Mursyid Effendi di AFF 1998 menempati urutan pertama

Diterbitkan 21 November 2014, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Laser Indonesia vs Malaysia

Final Indonesia vs Malaysia di final 2010 sempat diganggu dengan laser ketika bertanding di leg 1 yang digelar di Stadion Bukit Jalil Malaysia. Kiper Indonesia, Markus Horison protes pada wasit, karena penonton mengarahkan sinar laser ke mata. Pertandingan sempat terhenti 15 menit. Pertandingan dilanjutkan, tapi Indonesia kalah 0-3.

Presiden Indonesia ketika itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau penonton Indonesia tidak melakukan aksi balas dendam ketika final leg 2 di SUGBK. Di leg 2 Tim Merah Putih menang 2-1. Namun Indonesia gagal juara kalah agregat 4-2.

Selanjutnya >>>

Bentrok Suporter

5. Bentrok suporter di Bukit Jalil

Babak 4 besar Piala AFF 2014 antara Indonesia dan Malaysia sempat tertunda karena tsunami. Malaysia memetik kemenangan 2-1 di leg 1 yang dimainkan di SUGBK. Di leg 2, Indonesia ganti mengalahkan Malaysia 1-4 di Bukit Jalil. Di pertengahan babak, suporter Malaysia melempari fans Indonesia dengan mercon. Keributan pun tidak terhindarkan.

6. Ketika Kiper Myanmar menyerang wasit

Partai melawan Singapura di Piala AFF 2008 mungkin bakal selalu diingat kiper Myanmar, Aung Aung Oo. Merasa dikerjai wasit karena memberikan Singapura free-kick, Aung Aung Oo mendorong wasit. Pertandingan berlanjut tanpa satu pemain pun dikartu merah.

Air Suci Pelatih Singapura

7. Air "Suci" pelatih Singapura

Setelah pertama kali menjadi juara Piala Tiger 1998, pelatih Singapura, Vincent Subramaniam memberikan "air suci" pada para pemain demi kelancaran mempertahankan gelar juara di Piala Tiger 2000. Namun apa yang terjadi? air suci itu tidak manjur. Singapura harus angkat koper lebih dulu; tersingkir dari babak penyisihan grup.

8. Filipina tidak punya stadion memadai

Filipina menjadi lawan yang diperhitungkan setelah berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2010 dan siap menjegal Indonesia. Sayang, hal itu tidak dibarengi dengan kesiapan Filipina di dalam negeri. Tim berjuluk The Azkals itu tidak memiliki stadion representatif untuk menggelar laga sekelas AFF. Pertandingan dua leg semifinal akhirnya digelar di SUGBK.

Bodyguard Antisogok

9. Bodyguard anti sogok Malaysia

Dengan alasan memproteksi pemain dari sogokan untuk mengalah atau memberikan lawan gol, Asosiasi sepakbola Malaysia (FAM) mengutus bodyguard untuk pemain jelang Piala AFF 2000.

10. Pelatih Vietnam hengkang di tengah turnamen

Piala AFF 2004 menjadi momen terburuk Vietnam. Setelah dipermalukan Indonesia 0-4, suporter Vietnam meminta pelatih Edson Tavers meletakkan jabatan. Permintaan tersebut direspon cepat oleh Asosiasi sepakbola Vietnam. Edson dipecat tanpa diberikan kesempatan mendampingi Vietnam di pertandingan terakhir melawan Laos di babak penyisihan grup.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan