Liputan6.com, Jakarta - Desil menjadi salah satu indikator yang digunakan pemerintah untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia. Pengelompokan ini penting untuk menentukan sasaran penerima bantuan sosial (bansos) agar penyalurannya dapat menjangkau masyarakat sesuai dengan kondisi sosial ekonomi mereka.
Mengutip laman Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Selasa (3/11/2026), desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi. Penilaian tersebut mencakup informasi individu, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan aset.
Variabel individu meliputi pekerjaan dan pendidikan. Sementara itu, aspek perumahan mencakup kondisi rumah serta daya listrik yang digunakan. Kepemilikan aset juga menjadi salah satu komponen dalam penilaian tingkat kesejahteraan keluarga.
Advertisement
Dalam sistem ini, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil. Setiap kelompok mewakili 10 persen keluarga di Indonesia berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Desil 1 menunjukkan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah.
Sebaliknya, desil 10 merupakan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi atau 10 persen teratas. Dengan demikian, semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam pengelompokan tersebut. Sebaliknya, angka desil yang lebih tinggi menunjukkan posisi kesejahteraan yang relatif lebih tinggi.
Perbedaan Desil 1 hingga 10 Perbedaan utama desil 1 sampai 10 terletak pada posisi kelompok keluarga dalam distribusi tingkat kesejahteraan sosial ekonomi.
1. Desil
1 Desil 1 merupakan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Kelompok ini berada pada posisi paling rendah dalam pengelompokan kesejahteraan keluarga.
2. Desil 2
Desil 2 mencakup kelompok keluarga pada lapisan kesejahteraan berikutnya setelah desil 1. Kelompok ini masih termasuk dalam kategori 20 persen terbawah apabila digabungkan dengan desil 1.
Â
Desil 3-10
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
3. Desil 3
Desil 3 merupakan kelompok keluarga pada lapisan kesejahteraan ketiga. Jika digabungkan dengan desil 1 dan 2, kelompok ini termasuk dalam 30 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah.
4. Desil 4
Desil 4 berada pada lapisan keempat dalam pengelompokan kesejahteraan. Desil 1 hingga desil 4 secara keseluruhan mencakup 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
5. Desil 5
Desil 5 merupakan kelompok keluarga yang berada pada lapisan kelima atau bagian tengah distribusi kesejahteraan. Kelompok ini berada di atas empat desil terbawah dan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
6. Desil
6 Desil 6 mencakup keluarga pada lapisan kesejahteraan keenam. Posisi kelompok ini berada di atas desil 5 dalam distribusi kesejahteraan sosial ekonomi.
7. Desil 7
Desil 7 merupakan kelompok keluarga pada lapisan kesejahteraan ketujuh. Kelompok ini berada di atas desil 1 hingga 6 dalam pengelompokan tingkat kesejahteraan.
8. Desil 8
Desil 8 mencakup keluarga yang berada pada lapisan kesejahteraan kedelapan. Kelompok ini termasuk dalam 30 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi apabila digabungkan dengan desil 9 dan 10.
9. Desil 9
Desil 9 merupakan kelompok keluarga pada lapisan kesejahteraan kesembilan. Kelompok ini berada di bawah desil 10 yang menempati posisi tertinggi dalam distribusi kesejahteraan.
10. Desil 10
Desil 10 merupakan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi atau 10 persen teratas. Kelompok ini berada pada posisi paling tinggi dalam pengelompokan kesejahteraan keluarga berdasarkan variabel sosial ekonomi.
Desil bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi cek bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata; selanjutnya desil akan dihitung ulang oleh BPS secara periodik.
Â
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388777/original/057186300_1793680026-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339277/original/000665000_1788409806-b3f5359b-7528-4d4f-97f9-3a1ca461170b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3443072/original/098295500_1619676836-044625300_1587565300-20200422-Penyaluran-Bansos-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102598/original/020042500_1737446485-1737444847588_cara-cek-nik-ktp-penerima-bansos.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344130/original/065318100_1788935911-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.55.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386665/original/048777900_1793355982-IMG_1378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385829/original/024402600_1793271201-Screenshot_2026-10-29_174018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/663000/original/IMF-logo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)