Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan reformasi pasar modal Indonesia guna membenahi tata kelola, di tengah sorotan penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI). Meski begitu, OJK belum merinci langkah atau solusi tambahan yang bakal diambil.Â
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menilai langkah pembenahan yang telah dilakukan sejauh ini sudah menunjukkan hasil yang positif.
"Ini sudah luar biasa tidak, sih? Sudah kan?" ujar Friderica saat ditanya mengenai kemungkinan adanya solusi ekstra untuk membenahi pasar modal, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Advertisement
Friderica menegaskan bahwa pembenahan pasar modal dilakukan bukan semata-mata demi mengejar penilaian indeks global, melainkan bentuk komitmen jangka panjang Indonesia dalam memperkuat tata kelola secara berkelanjutan.
"Kita berkomitmen melakukan reformasi bukan karena satu global index, melainkan memang komitmen kita untuk melakukan pembenahan. Dan tadi sudah disampaikan, optimisme kita meningkat," jelasnya.
Meski optimistis, Friderica memilih untuk tidak memasang target angka spesifik terkait posisi pasar modal Indonesia ke depan. Ia justru mengajak seluruh pihak untuk saling mendukung agar proses reformasi ini bisa berjalan secara konsisten.
"Indonesia harus yakin, by Indonesia. By Indonesia, we are all united," pungkas Friderica.
Aksi Jual Asing Dampak MSCI, Drajad Wibowo: Investor Lokal Silakan Serok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375273/original/094643000_1792137403-email-attachment_2026_10_16_immanuel-christian_pemerintah-sebut-msci-tidak-selalu-benar-investor-diminta-hitung-risiko-sendiri_IMG_7918.jpeg)
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Wibowo menilai aksi lepas saham oleh investor asing dari pasar modal Indonesia terjadi lantaran mereka bertindak mengekor acuan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Oleh karena itu, ia mengimbau investor domestik untuk tetap rasional dan berpatokan pada fundamental emiten agar tidak terseret kepanikan.
Drajad meyakini pelaku pasar dalam negeri memiliki pemahaman yang jauh lebih mendalam terhadap kondisi riil ekonomi maupun kinerja perusahaan di Indonesia, sehingga mampu mengambil keputusan investasi secara mandiri.
"Yang asing kan karena ikut MSCI, padahal indeks maupun analisis kan bukan hanya MSCI. Jadi ya tidak apa-apa kalau mereka melakukan itu," ujar Drajad saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Drajad menekankan bahwa ketahanan investor domestik merupakan kunci utama penopang pasar modal saat tekanan aksi jual (net sell) asing terjadi. Ia bahkan menganggap penurunan harga saham akibat sentimen MSCI ini justru menjadi momentum emas bagi investor lokal untuk mengoleksi saham-saham berkualitas dengan harga diskon.
"Malah mungkin dengan asing keluar dan harga turun, investor dalam negeri silakan 'serok' saja sekarang," kata Drajad.
Kendati mengkritik ketergantungan pasar terhadap acuan indeks global, Drajad menegaskan bahwa pemerintah bersama regulator akan terus melanjutkan reformasi tata kelola pasar modal Indonesia, terlepas dari apa pun keputusan MSCI.
Di saat yang sama, ia kembali mengingatkan para pelaku pasar untuk terus memperkuat model analisis internal agar tidak mudah goyah atau panik setiap kali terjadi pergeseran sentimen global.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6914551/original/007893700_1779685083-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK___Friderica_Widyasari_Dewi-25_Mei_2026c.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375274/original/063521000_1792137427-email-attachment_2026_10_16_immanuel-christian_pemerintah-sebut-msci-tidak-selalu-benar-investor-diminta-hitung-risiko-sendiri_IMG_7915.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375288/original/014736400_1792137857-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_14.37.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339260/original/092639000_1788408891-email-attachment_2026_09_03_ariefhakim-at-klyid_gandeng-danantara-ojk-lapor-dpr-soal-aturan-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-pekan-depan_1000428598.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8676647/original/054831900_1782721080-Direktur_Utama_PT_Bursa_Efek_Indonesia_periode_2026___2030__Jeffrey_Hendrik-29_Juni_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373732/original/088978200_1791974171-6233198157818957888.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372889/original/071867600_1791903641-ojk_dicky.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372675/original/062831000_1791886534-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_17.04.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5751492/original/016627700_1778652313-IMG_3406.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503185/original/007766100_1771114389-pinjol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370538/original/077030400_1791637651-WhatsApp_Image_2026-10-10_at_8.02.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370229/original/026486100_1791601236-WhatsApp_Image_2026-10-10_at_9.57.03_AM.jpeg)