Harga Minyak Jatuh Mengekor Rontoknya Pasar Saham AS

Harga minyak turun merespons melemahnya bursa saham Amerika Serikat akibat aksi ambil untung

Diterbitkan 17 Juli 2013, 08:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Harga minyak Amerika Serikat (AS) turun pada perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) merespons melemahnya bursa saham AS akibat aksi ambil untung.

Seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (17/7/2013) harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun US$ 0,32 menjadi  US$ 106 per barel di New York Mercantile Exchange.

Pasar saham AS merosot karena investor mengambil nafas setelah Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 ditutup pada tertinggi sepanjang masa pada Senin (15/7/2013).

Energy Information Administration bakal mengeluarkan laporan persediaan minyak mingguan Rabu. Pedagang memperkirakan penurunan dari 2,5 juta barel dalam stok minyak mentah pada minggu yang berakhir 12 Juli.

Data ekonomi yang dirilis Selasa umumnya positif, namun gagal mendorong harga minyak AS bergerak lebih tinggi karena para pedagang memilih untuk mengambil keuntungan setelah pasar mencatat kinerja mengesankan pada Juli.

Kepercayaan para kontraktor rumah di AS meningkat pada Juli, menurut laporan National Association of Home Builders/ Wells Fargo Housing Market Index. Sementara produksi industri AS meningkat 0,3% pada bulan Juni, setelah telah berubah di Mei.

Berbeda dengan WTI, harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus naik US$ 0,31 menjadi US$ 109,4 per barel. (Ndw)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6