Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Trump Mau Serang Negara Lain

Harga minyak dunia naik lebih dari 3% setelah Trump mempertimbangkan serangan militer ke Iran dan memicu kekhawatiran pasokan.

Diterbitkan 30 Januari 2026, 07:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Kamis setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan opsi serangan militer terhadap Iran, salah satu anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Rencana serangan Trump ini memisu kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah.

Mengutip CNBC, Jumat (30/1/2026), harga minyak mentah AS naik USD 2,21 atau 3,5% dan ditutup di level USD 65,42 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan harga global menguat USD 2,31 atau 3,38% menjadi USD 70,71 per barel.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Donald Trump tengah mempertimbangkan serangan terarah terhadap pasukan keamanan dan pimpinan Iran. Langkah tersebut disebut bertujuan mendorong gelombang protes anti-pemerintah.

Dua sumber dari AS mengatakan presiden ingin menciptakan kondisi yang mengarah pada perubahan rezim.

Pemerintah Republik Islam Iran sebelumnya meluncurkan operasi pengetatan keamanan pada awal bulan ini untuk meredam aksi protes, yang dilaporkan menewaskan ribuan orang.

 

Sudah Gerakkan Kapal Induk

Pelaku pasar minyak kini memantau ketat apakah gejolak di Iran dan kemungkinan intervensi militer AS dapat memicu gangguan pasokan minyak mentah dari kawasan tersebut.

Trump juga telah mengerahkan kelompok tempur kapal induk Abraham Lincoln ke Timur Tengah. Pada Rabu, ia memperingatkan Iran bahwa waktu untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklir semakin sempit.

Presiden AS itu juga mengancam Teheran dengan serangan yang lebih besar dibandingkan operasi militer AS pada Juni lalu yang menargetkan fasilitas nuklir Iran.

“Serangan berikutnya akan jauh lebih buruk! Jangan biarkan itu terjadi lagi,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6