Top 3: Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum Jumat, (25/9/2026).

Diterbitkan 25 September 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia naik pada perdagangan Rabu, mengakhiri tren penurunan selama lima hari berturut-turut. Kenaikan terjadi setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah kepada Amerika Serikat (AS).

Mengutip CNBC, Kamis, 24 September 2026 harga minyak Brent yang menjadi patokan global naik 3,9% dan ditutup di level US$ 103,08 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,8% menjadi US$ 92,16 per barel.

Dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Pezeshkian menegaskan Iran tidak dapat dipaksa untuk menyerah.

“Mereka telah menguji kekuatan dan keteguhan Iran, dan mereka telah belajar bahwa Iran tidak dapat dipaksa untuk menyerah,” kata Pezeshkian dalam pidatonya di PBB, Rabu.

Meski naik pada Rabu, harga minyak mentah AS masih turun sekitar 8% dalam sepekan. Sementara harga Brent telah terkoreksi hampir 1%.

Artikel Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis pada Kamis pekan ini. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com?

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (25/9/2026):

1. Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel

Harga minyak dunia naik pada perdagangan Rabu, mengakhiri tren penurunan selama lima hari berturut-turut. Kenaikan terjadi setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah kepada Amerika Serikat (AS).

Mengutip CNBC, Kamis (24/9/2026), harga minyak Brent yang menjadi patokan global naik 3,9% dan ditutup di level US$ 103,08 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,8% menjadi US$ 92,16 per barel.

Dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Pezeshkian menegaskan Iran tidak dapat dipaksa untuk menyerah.

“Mereka telah menguji kekuatan dan keteguhan Iran, dan mereka telah belajar bahwa Iran tidak dapat dipaksa untuk menyerah,” kata Pezeshkian dalam pidatonya di PBB, Rabu.

Meski naik pada Rabu, harga minyak mentah AS masih turun sekitar 8% dalam sepekan. Sementara harga Brent telah terkoreksi hampir 1%.

Berita selengkapnya baca di sini

2. KAI dan INKA Bakal Bersatu 1 Januari 2027, Ini Perubahan Bisnisnya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan proses konsolidasi dan integrasi dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mulai efektif pada 1 Januari 2027. Integrasi ini dilakukan setelah KAI menyelesaikan proses uji tuntas terhadap berbagai aspek di INKA.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, proses inbreng INKA telah dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat. Sementara itu, konsolidasi dan integrasi perusahaan ditargetkan berlangsung mulai awal 2027.

"Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari," kata Bobby dikutip dari Antara, Kamis (24/9/2026).

Bobby menjelaskan proses uji tuntas atau due diligence terhadap INKA telah dilakukan KAI sebagai bagian dari persiapan integrasi.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," ujarnya.

"Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," katanya.

Setelah integrasi, cakupan bisnis INKA akan diperluas. Perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan dengan perusahaan manufaktur kereta api tersebut.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan Setelah Diteken Prabowo

Menteri Koperasi Ferry Juliantono berharap, manajer koperasi dapat ditempatkan secepatnya usai rilis Perpres Nomor 82 Tahun 2026.

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setelah diteken Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu pekan lalu.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dikutip dari Antara, Kamis (24/9/2026).

"Sudah diteken hari Sabtu kemarin, kemudian nanti disosialisasikan dalam waktu dekat," ujar Ferry.

Mengenai penempatan manajer koperasi, Ferry menuturkan, manajer diharapkan dapat ditempatkan secepatnya. Manajer koperasi itu akan berstatus sebagai pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menuturkan, surat keputusan (SK) pengangkatan manajer KDKMP telah terbit.

Pada Rabu, 23 September 2026, di Kantor Staf Presiden, Dudung menuturkan, penerbitan SK itu menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mempercepat operasional KDKMP yang telah siap beroperasi.

"Yang lebih penting lagi bahwa SK dari manajer koperasi ini hari ini sudah terbit, sistem penggajian juga dari Kementerian Keuangan juga sudah ada,” ujar Dudung.

Berita selengkapnya baca di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6