Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) tengah mengembangkan Rupiah Digital, bentuk mata uang digital resmi atau Central Bank Digital Currency (CBDC) yang nilainya stabil layaknya stablecoin, namun sepenuhnya berada di bawah kendali otoritas moneter.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan hal itu dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (31/10/2025).
“Kita akan kembangkan bagaimana Rupiah Digital dikeluarkan oleh BI... Ini versi stablecoin-nya resmi nasional Indonesia,” ujar Perry.
Advertisement
Perry belum menjelaskan secara rinci tahapan pengembangan Rupiah Digital, namun Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menambahkan bahwa proyek ini kini memasuki fase eksperimentasi tahap kedua.
“Ini yang lagi tren, digital rupiah, stablecoin. Saat ini kita masuk ke sekuritasnya,” kata Filianingsih dalam sesi High Level Talk.
Rupiah Digital merupakan salah satu dari lima inisiatif utama dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Mata uang ini nantinya berfungsi layaknya uang fisik, uang elektronik, maupun kartu debit dan kredit yang beredar di Indonesia.
Rupiah Digital Bukan Kripto, Tapi Mata Uang Resmi Negara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396978/original/017855400_1761797843-Gubernur_Bank_Indonesia__BI__Perry_Warjiyo-3.jpeg)
Meski memiliki karakter stabil seperti stablecoin, Rupiah Digital bukan aset kripto, melainkan CBDC resmi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Mengutip dokumen BSPI 2030, BI menyebutkan bahwa pengembangan Rupiah Digital akan diarahkan pada berbagai eksperimen lanjutan untuk mereplikasi fungsi pasar wholesale serta memperdalam pasar keuangan nasional.
Proyek ini berada di bawah payung “Proyek Garuda”, yang mencerminkan upaya menjaga kedaulatan rupiah sebagaimana amanat UU Mata Uang dan UU P2SK, serta memperkuat peran Indonesia dalam sistem keuangan global.
Selain sebagai alat pembayaran digital yang sah, Rupiah Digital diharapkan menjadi instrumen kebijakan moneter di era digital, sekaligus mendorong inklusi keuangan dan efisiensi sistem keuangan nasional.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508305/original/058280500_1626082223-Oksigen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396976/original/028278500_1761797809-Gubernur_Bank_Indonesia__BI__Perry_Warjiyo-1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322936/original/042795500_1786594232-BI_Syariah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322814/original/049305600_1786590306-ChatGPT_Image_Aug_13__2026__10_03_37_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4178553/original/009309300_1664767985-Screenshot_2022-10-03-11-05-23-095_com.google.android.youtube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5177189/original/080296300_1743154857-Puan_Maharani_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437128/original/062922800_1765205145-beab5981-b00e-4592-97f0-bfef0459ffb4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465921/original/038044100_1686733529-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465923/original/041129700_1686733531-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-3.jpg)