FEKDI X IFSE 2026: Perkuat Sistem Pembayaran dan Ekonomi Digital Antarnegara

Melalui FEKDI X IFSE 2026 mendorong konektivitas sistem pembayaran dan ekonomi digital antarnegara untuk mendorong ekonomi berkelanjutan.

Diterbitkan 27 September 2026, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sinergi yang terbangun selama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) menunjukkan transformasi ekonomi dan keuangan digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan talenta-talenta unggul yang mampu menjadi motor penggerak perubahan.

Hal itu disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, saat menutup FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu, 26 September 2026.

FEKDI x IFSE 2026 juga kembali menegaskan arah kebijakan strategis serta memperkuat komitmen nasional dalam mendorong konektivitas sistem pembayaran dan ekonomi digital antarnegara sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso menuturkan, peluncuran inisiasi konektivitas QRIS Antarnegara (Indonesia-Hongkong) dan (Indonesia-Timor Leste) sebagai perluasan sinergi internasional menjadi bukti nyata Indonesia terus mengambil peran strategis dalam membuka jalan perluasan ekosistem digital regional dan global yang terhubung, inklusif, dan berdaya saing.

Selain itu, guna menjawab kebutuhan perluasan konektivitas dalam menjembatani kebutuhan transaksi wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari negara di luar cakupan QRIS Antarnegara, pada hari ketiga dilakukan penguatan inisiasi Indonesia Travel Pack.

"Upaya ini diharapkan dapat mempermudah wisman berbelanja di Indonesia dengan menggunakan solusi pembayaran yang aman dan efisien,” ujar Ramdan dikutip dari laman BI, Minggu, (27/9/2026).

Capaian Positif

Selain itu, FEKDI x IFSE 2026 kembali mencatatkan capaian positif dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia. Gelaran sinergi antara otoritas, industri, dan berbagai pemangku kepentingan ini menghadirkan rangkaian program yang mendorong inovasi digital, pengembangan talenta, serta konektivitas ekonomi keuangan digital antarnegara.

FEKDI x IFSE 2026 dihadiri oleh sekitar 30.000 pengunjung, baik secara daring maupun luring, serta menghadirkan lebih dari 30 seminar dan talkshow, yang melibatkan lebih dari 40 institusi dan 50 ahli serta praktisi di bidang ekonomi dan keuangan digital.

 

Akselerasi Digitalisasi

Selain itu, gelaran ini juga mewadahi lebih dari 340 business and talent matching. Capaian tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong inovasi, pengembangan talenta, dan penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2026 mengantarkan berbagai diskusi yang memperkuat pemahaman akselerasi digitalisasi harus didukung oleh kebijakan yang terintegrasi, infrastruktur yang andal, tata kelola yang baik, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin erat.

Pada hari pertama, pelaksanaan dialog strategis dan Rapat Koordinasi, Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPID/TPIP) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menjadi langkah nyata sinergi antara Bank Indonesia dengan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong percepatan digitalisasi daerah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pada hari kedua, FEKDI x IFSE 2026 berfokus pada selebrasi talenta digital dan inovasi terbaik sebagai fondasi masa depan ekonomi digital nasional.

Selama tiga hari, FEKDI x IFSE 2026 menampilkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digital Talent Expo, Business and Talent Matching, PIDI Hall of Fame, dan selebrasi talenta digital terbaik, sebagai wujud sinergi triple helix antara pemerintah, industri, dan akademisi, serta menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak talenta unggul yang siap menjadi penggerak transformasi digital bangsa.

Upaya ini merupakan wujud solusi yang ditawarkan Bank Indonesia untuk menjawab tantangan kesiapan sumber daya manusia yang mampu merancang, membangun, dan menjaga ekosistem tersebut secara mandiri.

QRIS Jelajah Kuliner 2026

Pada momen penutupan FEKDI x IFSE 2026, Bank Indonesia memberikan penghargaan kepada para pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi generasi muda dalam memperluas literasi dan akseptasi pembayaran digital, memperkuat ekosistem pembayaran digital, sekaligus mempromosikan kekayaan kuliner nusantara melalui konten digital kreatif.

"Melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia, kami berharap generasi muda dapat terus berperan dalam memperluas akseptasi pembayaran digital sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada masyarakat secara lebih luas. Semangat perluasan akseptasi QRIS ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam memperkuat konektivitas pembayaran lintas batas melalui perluasan kerja sama QRIS Antarnegara," pesan Filianingsih.

Bank Indonesia juga memberikan penghargaan QRIS STAR kepada merchant kuliner pilihan yang berpartisipasi dalam QJI 2026. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan rating dan jumlah ulasan Google Review, serta volume transaksi menggunakan QRIS yang selanjutnya menghasilkanmerchant QRIS Star terbaik dari setiap Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia (Silver Merchant) dan di tingkat wilayah (Gold Merchant).

 

 

 

Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia

Sejalan dengan semangat FEKDI x IFSE 2026 “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional", Filianingsih kembali mengapresiasi dukungan dan komitmen seluruh pihak terhadap digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia.

Kegiatan ini bukan hanya ajang kolaborasi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia melalui inovasi, pengembangan talenta, dan konektivitas.

Mari bersama-sama jaga semangat yang telah terbangun selama FEKDI x IFSE 2026 agar tidak berhenti sebagai gagasan dan diskusi, tetapi terus berlanjut menjadi aksi nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang inklusif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6