Sukses

Daftar Harga Jual Emas Antam per 23 Maret 2021

Liputan6.com, Jakarta Harga emas Antam atau produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun lagi. Kali ini harga emas Antam turun Rp 2.000 mencapai posisi Rp 929 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Adapun harga emas Antam buyback bertahan di Rp 808 ribu per gram, pada Selasa (23/3/2021). Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 808 ribu per gram.

Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.640.000, dan ukuran 20 gram dijual Rp 18.640.000.

Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya. Hingga pukul 08.17 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Daftar Harga Emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 514.500

* Pecahan 1 gram Rp 929.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.798.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.672.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.420.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.785.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.837.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.595.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.112.000

* Pecahan 250 gram Rp 217.515.000

* Pecahan 500 gram Rp 434.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 869.600.000.

2 dari 3 halaman

Harga Emas Tergelincir 1 Persen karena Penguatan Pasar Saham

Harga emas turun 1 persen pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan harga emas ini tetetap terjadi meskipun nilai tukar dolar AS melemah dan imbal hasil obligasi AS juga sedikit monggar.

Mengutip CNBC, Selasa (23/3/2021), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1.738,93 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,2 persen ke level USD 1.738,1 per ounce.

"Harga emas seharusnya bergeral lebih tinggi, tetapi pada kenyataannya tidak demikian. Ini berbeda korelasinya," jelas analis CMC Markets Inggris, David Madden.

Ia menambahkan, dalam kondisi saat ini, harga emas bisa tergelincir jauh lebih dalam jika nilai tukar dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi AS naik.

Harga emas turun 1 persen dalam sesi perdagangan Senin karena investor berbondong-bondong ke dolar AS dan obligasi pemerintah. Hal ini karena dihantui oleh keputusan Turki untuk mengganti kepala bank sentral karena kritik terhadap suku bunga tinggi.

“Jika warga Turki khawatir bahwa lira lemah maka mereka akan membeli dolar AS atau emas, tetapi di sinilah ketakutan datang bahwa kontrol modal akan menghentikan uang masuk ke negara itu. Bisa jadi rumit bagi orang-orang untuk mendapatkan dolar AS, dan sebagai gantinya emas, dalam beberapa minggu ke depan, ” tambah Madden.

Penguatan Wall Street juga menjadi pendorong pelemahan harga emas. "Pelaku pasar ingin melihat harga emas di atas USD 1.750 dan bertahan di sana," kata analis senior RJO Futures, Bob Haberkorn.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: