Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 960.000 per Gram pada Sabtu 5 Desember 2020

Harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.950.000.

Diperbarui 05 Desember 2020, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam turun Rp 1.000 pada perdagangan Sabtu ini. Harga emas Antam dipatok Rp 960.000 per gram pada perdagangan Sabtu, 5 Desember 2020.

Adapun harga emas antam untuk buyback juga turun Rp 1.000 ke posisi Rp 837 ribu per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 837 ribu per gram.

Adapun harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.950.000, kemudian untuk ukuran 20 gram dijual Rp 19.260.000.

Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.15 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 530.000

* Pecahan 1 gram Rp 960.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.860.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.765.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.575.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.095.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.612.000

* Pecahan 50 gram Rp 45.145.000

* Pecahan 100 gram Rp 90.212.000

* Pecahan 250 gram Rp 225.265.000

* Pecahan 500 gram Rp 450.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 900.600.000.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Harga Emas Jatuh karena Aksi Ambil Untung

Harga emas jatuh pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta), karena investor menjalankan aksi ambil untung. Harga emas diperkirakan masih akan terus naik karena diperkirakan akan keluarnya stimulus baru AS.

Mengutip CNBC, Sabtu (5/12/2020), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen ke level USD 1.834,92 per ounce. Namun secara mingguan, harga emas naik sekitar 2,6 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,1 persen ke level USD USD 1,840 per ounce.

“Setelah lonjakan yang luar biasa selama empat hari, harga emas mengalami tekanan karena aksi ambil untung dan masuk ke level teknis utama di USD 1.850 per ounce," jelas Kepala Perdagangan Derivatif BMO, Tai Wong.

Data pada hari Jumat menunjukkan bahwa penambahan tenaga kerja di AS pada November di bawah ekspektasi analis dan berada di level paling kecil dalam enam bulan. Hal ini memperkuat ekspektasi akan lebih banyak stimulus fiskal yang mengangkat indeks S&P 500 ke rekor puncak.

RUU bantuan virus Corona senilai USD 908 miliar tengah diajukan ke Kongres AS pada Kamis. Logam mulia dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar disebabkan oleh stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6