Sukses

Harga Emas Antam 30 November 2020 Masih Tak Berubah, Cek Daftar Lengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam masih sama seperti kemarin. Harga emas Antam dipatok Rp 942.000 per gram pada perdagangan Senin, 30 November 2020 ini.

Adapun harga emas Antam untuk buyback juga stabil pada posisi Rp 816 ribu per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 816 ribu per gram.

Adapun harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.770.000, kemudian untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.900.000.

Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 06.34 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 521.000

* Pecahan 1 gram Rp 942.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.824.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.711.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.485.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.915.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.162.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.245.000

* Pecahan 100 gram Rp 88.412.000

* Pecahan 250 gram Rp 220.765.000

* Pecahan 500 gram Rp 441.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 882.600.000 

2 dari 4 halaman

Covid-19 Masih Mengganas, Simak Proyeksi Harga Emas di Akhir 2020

Harga emas tercatat mengalami penurunan tiga minggu berturut-turut. Beberapa analis mulai membalikkan ekspektasi mereka terhadap emas pada level USD 2.000 di akhir 2020.

Meskipun para analis yakin bahwa lingkungan makro masih sangat mendukung kenaikan harga emas, beberapa lainnya mulai menunda ekspektasi rekor harga tertinggi baru untuk harga emas hingga tahun depan.

"Saya tidak setuju dengan premis bahwa harga emas naik karena pandemi. Saya pikir harga emas naik karena respons terhadap pandemi. Paket stimulus, devaluasi dolar AS, suku bunga rendah,”kata presiden Phoenix Futures and Options LLC Kevin Grady dilansir dari Kitco News, Senin (30/11/2020).

Namun, Grady tidak lagi mengharapkan harga emas berada di level USD 2.000 pada akhir tahun ini. Ia memperkirakan logam mulia tahun ini akan ditutup di bawah USD 1.900 per ons.

Sebagai informasi, harga emas berjangka Desember diperdagangkan pada level USD 1,782.70, turun 1,26 persen pada Jumat pekan lalu.

"Minggu lalu melihat periode rollover. Rabu adalah hari terakhir roll indeks, yang berarti bahwa itu adalah hari terakhir bagi siapa saja yang memiliki kontrak panjang Desember untuk melikuidasi posisi tersebut atau menggulung posisi tersebut. Inilah yang terjadi dengan aksi jual di awal minggu. Ini memberi orang kesempatan untuk keluar dari perdagangan dan mengevaluasi kembali," kata Grady.

Grady menambahkan, banyaknya perhatian yang tertuju pada kripto turut mempengaruhi harga emas. "Sejumlah uang keluar dari yang berharga dan masuk ke crypto," katanya.

Co-direktur Walsh Trading Sean Lusk juga mencatat bahwa banyak orang mulai menyukai crypto dibanding emas. "Tetapi pada akhirnya, apa yang Anda lebih suka memiliki satu ons emas di tangan Anda atau sesuatu di layar?" tanya Lusk.

Dalam beberapa minggu kedepan menjelang liburan Natal, perhatian pasar akan bergeser ke seberapa parah pembatasan karena COVID-19. Juga apakah akan akan ada lagi stimulus tahun ini, dan apa lagi yang dapat dilakukan Federal Reserve untuk membantu menangani pandemi.

"Sentimen pasar akan lebih mungkin dipengaruhi oleh berita tentang waktu pemberian vaksin dan kekhawatiran tentang intensifikasi jangka pendek dari langkah-langkah penahanan Covid-19 setelah pertemuan Thanksgiving," kata kepala ekonom internasional ING James Knightley.

3 dari 4 halaman

Infografis Protokol Kesehatan

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: