Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang menyangka bila sebelum menciptakan penemuan ragam kalkulator dan jam tangan, Casio ternyata memproduksi yubiwa? Yubiwa adalah pipa rokok berbentuk cincin yang laris manis di pasaran. Itu menjadi salah satu kisah di balik layar yang disampaikan di sela acara The Journey of Invention, sebuah pengalaman imersif yang mengajak publik menelusuri sejarah inovasi yang melahirkan brand gawai asal Jepang.
Dalam momen itu, Casio sengaja memboyong sejumlah koleksi penting dari Museum Peringatan Penemuan Toshio Kashio di Seijō, Setagaya, Tokyo, Jepang, ke Jakarta. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kalkulator kompak personal pertama di dunia yang diciptakan Casio pada 1972.
Disebut Casio Mini, gawai tersebut benar-benar merevolusi citra kalkulator dari sebagai barang kantor menjadi produk rumah tangga sehari-hari. Kalkulator itu mengejutkan industri karena ukurannya hanya seperempat dari ukuran kalkulator normal saat itu. Harganya pun hanya sepertiga dari model arus utama pada masa tersebut.
Advertisement
Bentuknya persegi. Desainnya mengingatkan pada kamera modern, hanya saja terdapat tombol angka dari 0--9 ditambah tombol tambah, kurang, kali, dan bagi. Terdapat layar LCD untuk menampilkan hasil perhitungan.
Casio juga menciptakan kalkulator tertipis di dunia yang seukuran kartu kredit. Meski tipis, fungsinya cukup untuk memudahkan perhitungan dasar. Arsip koleksi itu hanya dipamerkan sehari pada Jumat, 26 Juni 2026, bekerja sama dengan Art & Sciance, Ashta District 8, Jakarta.
"Melalui The Journey of Invention, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga menceritakan sejarah, nilai, dan semangat inovasi yang menjadikan CASIO relevan hingga hari ini," ujar Raizar Amar, Head Division of Marketing Communication and Creative, PT Fokus Jaya Bersama Lifestyle.
Melihat Jam Tangan Digital Pertama di Dunia
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8587193/original/043975300_1782551382-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_05.26.37__2_.jpeg)
Tak ketinggalan dengan inovasi jam tangan digital Casio. Perpindahan dari produksi kalkulator ke jam tangan dilatari oleh Toshio Kashio yang suka mengulik barang. Hasil inovasi jam tangan pertamanya dinamai Casiotron.
Itu adalah cikal bakal rangkaian jam tangan digital Casio di kemudian hari. Jam tangan itu merupakan terobosan terbaru yang memungkinkan pergantian tanggal dan bulan secara otomatis.
"Jadi, kalau kalender itu kan biasanya di bulannya ada yang hanya 28. Begitu pindah ke tanggal 1, harus diatur manual. Tapi kalau jam tangan ini, dari tanggal 28 bisa langsung pindah ke 1," tutur Reza, Product Training Casio Indonesia.
Ia menyebut karena inovasi tersebut, jam tangan tersebut laris manis di pasar Jepang saat itu. Casio, kata dia, hanya memproduksi jam tangan digital itu kurang dari 1.000 unit karena pabriknya masih sederhana, berada di belakang rumah keluarga Toshio Kashio yang kini diubah menjadi museum.
"Saya pernah bertanya kepada teknisi apakah jam tersebut masih bisa berfungsi. Dia jawab masih bisa karena sebenarnya bagian-bagian mesinnya masih bagus," kata Reza saat ditanya soal fungsi jam antik yang dipajang di museum itu. Model Casiotron menginspirasi jam tangan edisi ulang tahun ke-50 Casio.
Advertisement
Awal Mula Pendirian Casio
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8587194/original/066480400_1782551382-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_05.26.37__1_.jpeg)
Dalam pojok lain, pengunjung diajak mengenal sang pendiri brand jam tangan ternama itu, Toshio Kashio. Dijuluki sebagai penemu, ia mengajak ketiga saudaranya -Tadao, Kazuo, dan Yukio- mengelola perusahaan Casio Computer yang didirikan pada Juni 1957.
Mengutip Nippon.com, Sabtu (27/6/2026), perusahaan itu memulai dengan mengembangkan dan memproduksi penemuan revolusioner Toshio, 14-A, kalkulator relai listrik kompak pertama di dunia. Keberhasilan 14-A dan penerusnya mengubah Casio menjadi pemimpin industri, dan pada akhir 1960an hingga awal 1970-an, perusahaan itu identik dengan kalkulator.
Dari sana, Casio mulai berekspansi ke bidang lain, mulai dari alat musik elektronik hingga perangkat medis. Saat ini, lini jam tangan G-Shock dan lainnya dari perusahaan tersebut menyumbang sebagian besar penjualannya, tetapi Casio tetap mempertahankan "Computer" sebagai bagian dari namanya sebagai pengakuan atas awal mulanya.
Nama Casio sendiri diadaptasi dari konstelasi bintang Cassiopeia. Hal itu untuk menandakan kecepatan sebagai kekuatan dari produk komputer yang diproduksi keempat bersaudara.
Terinspirasi Thomas Alva Edison
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8587195/original/082808700_1782551382-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_16.06.16.jpeg)
Toshio lahir di Tokyo pada 1925. Sebagai siswa sekolah dasar, ia terinspirasi untuk menjadi penemu setelah membaca biografi Thomas Edison. Ia melanjutkan studi teknik elektro, dan pada 1940, di usia 15 tahun, ia bekerja untuk Kementerian Komunikasi, pendahulu Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi saat ini.
Setelah berakhirnya Perang Dunia II, ia bergabung dengan perusahaan manufaktur kecil milik kakak laki-lakinya, Tadao. Produk pertama perusahaan yang sukses adalah yubiwa paipu, cincin jari yang juga berfungsi sebagai tempat rokok, yang dirilis pada 1946.
Pada masa kekurangan barang di periode pascaperang, orang-orang umumnya merokok rokok tanpa filter, menghisap hingga habis dan membakar jari mereka dalam prosesnya. Hal ini memberi Toshio ide untuk produk sederhana tersebut, yang dengan cepat menjadi populer karena memungkinkan orang untuk memanfaatkan rokok mereka yang terbatas sekaligus membebaskan tangan mereka untuk tugas lain.
Perusahaan menjual cincin tersebut sebanyak yang dapat mereka produksi, dan keuntungan dari penjualan tersebut memungkinkan bisnis keluarga kecil ini untuk berhenti melakukan pekerjaan subkontrak dan mulai berinvestasi dalam operasi mereka sendiri. Sepanjang hidupnya, Toshio memperoleh 313 paten untuk penemuannya, termasuk beberapa yang dimiliki bersama, mulai dari elektronik hingga bowling, hobi favoritnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8587192/original/021085900_1782551382-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_05.26.38__2_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472976/original/027472700_1782381691-XhVJcgUsCp2DVzB3FuPZ2v9ZHlUCPy7xOJl5x5PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8579153/original/011019400_1782538251-david-foodphototasty-anwDgZD64Rs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630913/original/033516700_1698765136-IMG_8105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407274/original/068335200_1762682484-Gultik_Pak_Agus_Budi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480096/original/011062200_1769038444-warong_nasi_pariaman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472985/original/073839900_1782381702-ZwuAaWZbIq5FPW3tK258XhcHL0gSMkYavfHvW7xV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3358515/original/082824300_1611556040-pexels-rajesh-tp-2098085.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8570341/original/004671900_1782523476-Wonderlab_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472987/original/018675400_1782381705-xC0eVRzAvNoQIfakF7kRTC9RP0ulgisacs5EmKPt.jpg)