Liputan6.com, Jakarta - Memiliki teman dekat terasa semakin sulit ketika seseorang memasuki usia 30-an. Kesibukan pekerjaan, hubungan romantis, keluarga, tekanan finansial, dan perubahan tempat tinggal membuat waktu untuk membangun hubungan sosial semakin terbatas.
Fenomena tersebut menjadi bagian dari friendship recession, istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan kualitas dan jumlah hubungan pertemanan dekat di kalangan orang dewasa. Sejumlah peneliti di berbagai negara mencatat, semakin banyak orang yang memiliki lebih sedikit teman dekat sekaligus mengalami kesepian.
Melansir Mirage News, Selasa (11/8/2026), persahabatan tidak pernah benar-benar menjadi sekadar kesenangan tambahan. Sepanjang sejarah manusia, hubungan sosial menjadi bagian penting untuk bertahan hidup.
Advertisement
Kondisi kehidupan modern membuat pola tersebut berubah. Masyarakat kini lebih sering berpindah kota untuk pekerjaan, pendidikan, atau mencari biaya hidup yang lebih terjangkau. Perpindahan tersebut dapat membuka kesempatan baru, tapi juga memutus jaringan sosial yang terbentuk sejak lama.
Orang yang pindah tempat tinggal harus kembali membangun lingkaran pertemanan dari awal. Proses tersebut membutuhkan waktu dan kesempatan untuk bertemu orang yang sama secara berulang. Situasi ini berbeda dengan masa sekolah atau kuliah ketika seseorang berada dalam lingkungan yang sama setiap hari.
Ruang sosial yang memungkinkan orang bertemu secara spontan juga semakin terbatas. Kafe, taman, perpustakaan, pusat komunitas, dan berbagai tempat berkumpul informal sebelumnya menjadi ruang yang memungkinkan hubungan berkembang secara alami.
Perubahan pola hidup membuat kesempatan tersebut berkurang. Biaya hidup yang meningkat, kawasan permukiman yang semakin menyebar, serta kebiasaan berinteraksi secara digital turut mengubah cara orang bertemu dan berkomunikasi.
Â
Faktor-Faktor Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4498019/original/050924900_1689046323-riccardo-mion-WcIykZGG1-k-unsplash_1_.jpg)
Kesibukan menjadi tantangan lain bagi pertemanan di usia 30-an. Karier memasuki fase yang lebih menuntut, sementara sebagian orang mulai membangun keluarga dan menghadapi kebutuhan finansial yang lebih besar. Orang yang memiliki anak juga harus membagi waktu untuk mengurus keluarga dan pekerjaan.
Persahabatan membutuhkan konsistensi, waktu, dan keterbukaan emosional. Ketika energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari sudah terkuras, seseorang cenderung menempatkan pertemanan di urutan belakang.
Faktor psikologis turut membuat proses mencari teman baru terasa lebih rumit. Orang dewasa biasanya lebih sadar terhadap penilaian sosial dan pengalaman buruk dari hubungan sebelumnya. Mereka dapat merasa khawatir dianggap terlalu membutuhkan perhatian, mengganggu, atau tidak diterima oleh lingkungan baru.
Keraguan tersebut membuat banyak orang menunggu pihak lain mengambil langkah pertama. Dua orang yang sebenarnya sama-sama ingin berteman akhirnya tidak melakukan apa pun karena sama-sama takut memulai.
Â
Advertisement
Teknologi Jadi Solusi?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225719/original/079772700_1599011517-photo-1527137342181-19aab11a8ee8.jpg)
Perubahan identitas juga memengaruhi proses tersebut. Memasuki usia dewasa, seseorang biasanya sudah memiliki kebiasaan, nilai, batasan, serta preferensi yang lebih jelas. Kondisi itu dapat membantu memperkuat hubungan yang sudah ada, tapi sekaligus mempersempit kemungkinan menemukan orang baru yang benar-benar cocok.
Teknologi menawarkan cara baru untuk mempertahankan hubungan, tapi tidak selalu menghasilkan kedekatan emosional. Media sosial memungkinkan seseorang mengikuti kehidupan teman tanpa benar-benar berinteraksi secara mendalam.
Kebiasaan mengirim meme, memberikan reaksi pada unggahan, atau bertukar pesan singkat dapat menjaga komunikasi. Interaksi tersebut belum tentu menggantikan pengalaman bertemu secara langsung dan menjalani rutinitas bersama.
Teknologi tetap dapat membantu orang dewasa membangun hubungan sosial. Komunitas daring, aplikasi pertemanan, dan platform berbasis minat dapat mempertemukan orang dengan ketertarikan yang sama. Fungsinya menjadi lebih efektif ketika interaksi digital berlanjut ke pertemuan langsung.
Â
Tak Sama untuk Semua Orang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4081789/original/016454400_1657179397-rodrigo-gonzalez-M8zCQTJZFbU-unsplash_1_.jpg)
Friendship recession tidak dialami semua orang dengan cara yang sama. Pria dapat menghadapi hambatan untuk membangun pertemanan dekat karena norma yang menuntut kemandirian dan membatasi ekspresi emosional. Orangtua baru juga menghadapi keterbatasan waktu akibat tanggung jawab pengasuhan.
Memasuki usia 30-an, tekanan karier, hubungan romantis, kebutuhan finansial, pengasuhan anak, dan tanggung jawab terhadap orangtua membuat pertemanan kerap tersisihkan, padahal hubungan sosial yang kuat berkaitan dengan kesehatan mental, kemampuan menghadapi tekanan, serta kesehatan fisik.
Kesepian kronis juga dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan. Orang dewasa tetap dapat membangun pertemanan dengan mengikuti aktivitas yang mempertemukan orang secara rutin, seperti olahraga, komunitas hobi, kursus, atau kegiatan sukarela.
Mengambil inisiatif untuk mengajak bertemu juga penting. Menghidupkan kembali hubungan dengan teman lama dapat menjadi cara lain memperluas dukungan sosial.
Memasuki usia 30-an bukan berarti kehilangan kesempatan memiliki teman dekat. Pertemanan hanya membutuhkan waktu, konsistensi, dan ruang untuk berkembang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4081788/original/041320700_1657179267-eutah-mizushima-2TlAsvhqiL0-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320787/original/076197700_1786410359-ae5f1518-0076-4498-a32f-aff1701e4a13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320692/original/097894800_1786367909-Gambar_Pendukung_Artikel_-_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299015/original/065546600_1784190274-The_Odyssey__13___1_.jpg)