10 Kota Terbaik Dunia 2026 Versi Oxford Economics

Laporan Global Cities Index 2026 merilis daftar 10 kota terbaik dunia berdasarkan penilaian modal manusia, kualitas hidup, ekonomi, lingkungan, dan teknologi.

Diterbitkan 25 September 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laporan Global Cities Index 2026 yang dirilis oleh Oxford Economics merangkum daftar kota terbaik di dunia dengan memeringkat 1.000 kota global. Penilaian tersebut didasarkan pada lima pilar utama: tata kelola, ekonomi, modal manusia (human capital), lingkungan, dan kualitas hidup.

Mengutip laporan dari BBC, Jumat (25/9/2026), modal manusia menjadi salah satu variabel penentu utama. Indikator ini mencakup tingkat keterampilan, pendidikan, serta keberagaman penduduk yang membuat suatu kota tetap produktif sekaligus menarik untuk ditinggali maupun dikunjungi wisatawan.

Berikut daftar 10 kota terbaik di dunia 2026 versi Oxford Economics:

  1. New York, Amerika Serikat (AS)
  2. London, Inggris
  3. Paris, Prancis
  4. Seattle, AS
  5. San Francisco, AS
  6. Dublin, Irlandia
  7. Boston, AS
  8. San Jose, AS
  9. Tokyo, Jepang
  10. Zurich, Swiss

Keunggulan Modal Manusia dan Kualitas Hidup

Laporan tersebut menyoroti faktor-faktor utama yang membuat kota-kota ini unggul di panggung global. London, misalnya, berhasil menempati posisi pertama untuk kategori modal manusia, di mana penduduk kelahiran luar negeri mencakup hampir 40% dari total populasinya.

Dublin yang berada di peringkat keenam turut diuntungkan oleh ketersediaan tenaga kerja terampil, sehingga berhasil menarik kantor pusat raksasa teknologi seperti Google, Meta, Microsoft, dan Accenture. Sementara itu, Boston (peringkat 7) unggul berkat konsentrasi universitas terkemuka dunia dan mencatatkan salah satu rata-rata pendapatan tertinggi.

Dari pilar kualitas hidup dan budaya, Paris menonjol berkat tingginya angka harapan hidup serta kemudahan akses ke sekitar 130 museum. Kota Seattle juga mencatatkan skor kualitas hidup yang kuat berkat daya tarik seni di Seattle Art Museum serta warisan musik grunge yang melahirkan band legendaris seperti Nirvana dan Pearl Jam.

 

Penerapan Teknologi dan Komitmen Lingkungan

Selain modal manusia, keberlanjutan lingkungan dan inovasi teknologi turut menjadi indikator penting penilaian. London mencatatkan skor lingkungan yang baik berkat regulasi ketat pembatasan emisi, seperti kebijakan congestion charge dan Ultra-Low Emission Zone.

Di sisi lain, Dublin menargetkan pencapaian netralitas iklim pada 2030, sementara San Francisco unggul lewat efisiensi jaringan transportasi publik yang mengurangi ketergantungan warga pada kendaraan pribadi.

Dari sektor teknologi dan ekonomi, San Jose mencatatkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita tertinggi dalam indeks ini berkat keberadaan markas perusahaan raksasa seperti Alphabet, Apple, dan Nvidia. San Francisco juga semakin modern dengan mengintegrasikan mobil tanpa pengemudi (autonomous vehicle) sebagai moda transportasi harian warganya.

Menariknya, laporan ini juga memasukkan Tallinn, ibu kota Estonia, ke dalam daftar Cities to Watch berkat pesatnya pertumbuhan industri teknologi dan tingginya tingkat adopsi kecerdasan buatan (AI) di kota tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6