Underpainting Makeup, Teknik Rahasia untuk Hasil Riasan Natural dan Glowing

Underpainting makeup menawarkan cara untuk memberikan definisi pada wajah tanpa menghasilkan efek contour yang terlalu terlihat.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Underpainting makeup kembali mencuri perhatian sebagai teknik riasan yang dapat menciptakan dimensi wajah tanpa membuat complexion terlihat berat. Teknik ini mengandalkan aplikasi produk pembentuk dimensi sebelum menggunakan base makeup.

Hasilnya, warna contour, blush, dan produk lainnya tampak lebih menyatu dengan kulit setelah dilapisi complexion. Teknik underpainting sebenarnya bukan tren baru dalam dunia kecantikan.

Melansir InStyle, Selasa (11/8/2026), cara ini telah dikenal dalam aplikasi makeup penuh sebelum popularitasnya kembali meningkat melalui media sosial. Perkembangan tren makeup turut mendorong kembalinya teknik tersebut.

Preferensi terhadap hasil riasan yang lebih lembut dan natural membuat contour dengan garis tegas mulai bergeser. Underpainting menawarkan cara untuk memberikan definisi pada wajah tanpa menghasilkan efek contour yang terlalu terlihat.

Makeup artist profesional juga ikut memopulerkan teknik ini. W Magazine menyoroti Mary Phillips yang menggunakan underpainting untuk menciptakan tampilan kulit berdimensi dengan hasil yang tetap natural, termasuk dalam riasan untuk kebutuhan kamera dan karpet merah.

Bagi pemula, teknik ini mungkin terasa berbeda karena urutan pemakaian produk complexion tidak seperti biasanya. Meski begitu, underpainting makeup dapat dipelajari secara bertahap dengan memahami fungsi setiap produk dan cara membaurkannya agar hasil akhir terlihat halus serta menyatu dengan kulit.

Lembapkan Kulit Sebelum Makeup

Sebelum memulai underpainting makeup, pastikan kulit sudah terhidrasi dengan baik. Aplikasikan pelembap dan tunggu hingga meresap agar produk makeup berikutnya dapat menempel lebih optimal.

Langkah selanjutnya adalah menggunakan primer. Produk ini membantu menciptakan permukaan kulit yang lebih siap sekaligus menjaga produk krim agar tidak mudah bergeser. Pilih formula primer dan produk complexion sesuai dengan kondisi kulit.

Kulit kering dapat menggunakan formula yang memberikan kelembapan tambahan agar hasil riasan tidak terlihat pecah. Sementara itu, kulit berminyak atau kombinasi bisa mempertimbangkan produk dengan hasil akhir lebih matte atau formula cream-to-powder.

Bagi pemula, produk bertekstur krim dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dibaurkan. Tekstur tersebut juga membantu menghasilkan lapisan riasan yang tampak lebih menyatu dan natural.

Bentuk Dimensi Wajah

Setelah kulit siap, masuk ke tahap utama underpainting makeup, yaitu membentuk dimensi wajah sebelum foundation. Gunakan contour krim pada area yang secara alami memiliki bayangan, seperti cekungan pipi, garis rambut, sisi hidung, rahang, dan dagu. Aplikasikan tipis lalu baurkan perlahan agar hasilnya tetap lembut.

Selanjutnya, gunakan concealer atau produk highlight pada bagian wajah yang ingin dibuat lebih terang, seperti bawah mata, area di antara alis, tengah dahi, batang hidung, dan tengah dagu. Tempatkan highlight pada titik yang secara alami terkena cahaya agar dimensi wajah terlihat lebih halus.

Blush juga dapat diaplikasikan pada tahap ini untuk menciptakan rona pipi yang menyatu dengan complexion. Blush krim di bawah foundation memberikan efek warna yang lebih natural. Jika menginginkan warna pipi yang lebih intens, blush dapat ditambahkan kembali setelah foundation.

Lapisi dengan Foundation

Tahap terakhir underpainting makeup adalah mengaplikasikan foundation di atas seluruh lapisan contour, highlight, dan blush yang sudah dibuat. Pilih foundation dengan coverage ringan hingga medium agar dimensi wajah yang telah dibentuk tetap terlihat. Foundation dengan coverage terlalu tinggi justru berisiko menutupi hasil underpainting.

Aplikasikan foundation secara perlahan menggunakan teknik menepuk. Hindari menggeser produk terlalu keras agar lapisan di bawahnya tidak berpindah dan tetap menyatu dengan kulit. Setelah foundation merata, tambahkan sedikit produk pada area yang membutuhkan coverage lebih.

Jika ingin memperpanjang daya tahan makeup, set complexion menggunakan bedak tipis. Blush atau bronzer berbentuk powder juga dapat diaplikasikan secukupnya untuk memperkuat warna, sekaligus membantu riasan bertahan lebih lama. Dengan teknik tersebut, hasil akhir makeup tetap terlihat natural, halus, dan berdimensi.