Sukses

Mimpi tentang Bantal Bawa Pria Ini Menjadi Miliarder

Liputan6.com, Jakarta Dari mimpi, pria ini justru meraih kesuksesannya. Mike Lindell mampu membangun dari nol perusahaan yang dinamakan MyPillow sejak 2004. MyPillow dibangun di kota kelahiran Lindell yaitu di Chaska, Minnesota, Amerika Serikat.

Padahal, dia mengaku sempat menjalankan perusahaannya sambil kecanduan narkoba. Namun kemudian dia pun sadar. Saat ini, dirinya sudah bersih dari narkoba selama lebih dari delapan tahun. 

"Orang-orang mengatakan sepanjang waktu bahwa itu adalah salah satu mukjizat terbesar yang pernah ada," jelas Mike Lindell seperti mengutip dari CNBC, Senin (4/11/2019).

 

2 dari 3 halaman

Putus kuliah

Lindell sempat berkuliah di Universitas Minnesota selama seperempat tahun. Namun kemudian ia merasa kuliah hanya membuang waktunya. "Aku merasa seperti hanya membuang-buang waktuku," kata Mike.

Dia pun memutuskan untuk berhenti kuliah dan terus mengerjakan kedua pekerjaan sebelumnya termasuk mengelola toko kelontong. Tetapi dia dipecat dari toko kelontong tersebut karena beberapa alasan.

Setelah keluarnya dari toko kelontong membuat jiwa kewirausahaannya muncul. "Baiklah Mike jika kamu tidak suka di sini, mungkin dapatkan perusahaanmu sendiri suatu hari nanti," ucap dirinya dalam hati saat ia baru saja dipecat.

Kemudian berbagai cara dilakukan Mike Lindell untuk menghasilkan uang. Mulai dari bisnis pembersih karpet hingga penghitung kartu profesional di Las Vegas. Tapi semua tidak berjalan dengan baik.

3 dari 3 halaman

Inspirasi dari mimpi

Sepanjang hidupnya, Lindell kesulitan dalam tidur dan tidak menyukai bantalnya. Kemudian di tahun 2004, dia bermimpi tentang bantal. "Aku bangun di tengah malam dan menulis 'Bantalku' di sekililing rumah," jelas Mike.

Hal tersebut membuatnya menjadi inspirasi dalam membuat MyPillow. Walau awalnya terdengar lucu, Lindell tetap menjalankannya. Ia yakin mimpi itu dari Tuhan.

Akhirnya Lindell membuat beberapa lusin bantal dan pergi ke beberapa toko dan mendirikan kios di mall-mall.

Dia meminjam uang USD 15 ribu dolar atau Rp 210 juta (1 USD = Rp 14.012) dari kerabatnya untuk memperluas usahanya.

Hingga saat ini bisnis bantalnya membawa dirinya menjadi seorang yang sukses. Bahkan penjualannya melampaui yang ia harapkan.

Reporter: Chrismonica