PTPN Group Kantongi Laba Rp 6,39 Triliun

PTPN Group menyatakan akan terus memperkuat daya saing, tata kelola, dan menciptakan nilai berkelanjutan.

Diterbitkan 03 Juli 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 6,39 triliun pada 2025. Laba ini meningkat sekitar 81% dibandingkan tahun sebelumnya.  Selain itu, perusahaan juga mencatat pertumbuhan EBITDA operasional, penjualan, arus kas operasional, serta penguatan struktur permodalan sebagai fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. Perbaikan kinerja tersebut turut tercermin dari meningkatnya tingkat kesehatan perusahaan.

Sejak 2021, PTPN Group terus menunjukkan penguatan fundamental melalui perbaikan tata kelola, restrukturisasi keuangan, serta peningkatan kualitas operasional hingga mencapai peringkat A (Stable) pada 2025–2026.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi yang dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

"Transformasi yang kami jalankan tidak hanya memperkuat kinerja dan kesehatan perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ke depan, PTPN Group akan terus memperkuat daya saing, tata kelola, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi bangsa dan negara," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Sejalan dengan peningkatan kinerja, PTPN Group juga terus memperkuat kontribusi sosial melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, Perseroan merealisasikan Program TJSL sebesar Rp 103,15 miliar, yang terdiri atas Program Community Involvement and Development (CID) sebesar Rp 84,20 miliar serta Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) sebesar Rp 18,95 miliar. Program-program tersebut difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui pilar sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola, serta penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Pelaksanaan TJSL PTPN Group terus diarahkan pada pendekatan impact-driven, sehingga mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Melalui transformasi yang berkelanjutan, PTPN Group berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah bagi negara, memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan dampak terhadap pembangunan Nasional.

 

 

 

Jurus PTPN Bikin Perkebunan Makin Produktif dan Efisien

Sebelumnya, Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) terus memperkuat perannya sebagai motor inovasi di industri perkebunan Indonesia. Upaya tersebut salah satunya melalui peluncuran Research Day 2025.

Dengan tema Research for Smart and Sustainable Plantation, PTPN berupaya membangun ekosistem riset terpadu yang melibatkan akademisi, lembaga penelitian, dan mitra strategis demi melahirkan solusi nyata bagi tantangan perkebunan nasional.

Sebagai pelaku utama sektor perkebunan nasional, PTPN Group meyakini bahwa riset merupakan pilar penting dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing. Melalui Research Day 2025, PTPN Group membuka peluang sinergi lebih luas untuk menghadirkan kebaruan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri perkebunan.

Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Rizal H. Damanik, yang diwakili Ketua Komite Riset PTPN Group, Dison M.P. Girsang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem riset perkebunan di Indonesia.

“PTPN Group berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan kegiatan riset melalui alokasi anggaran cukup besar, sekitar 5% dari total biaya human capital setiap tahunnya,” ujarnya.

 

Penelitian Komoditas Utama

Dison berharap kehadiran program Research Day 2025 diharapkan mampu meneguhkan peran PTPN Group sebagai center of excellence, mendukung produktivitas serta efisiensi, keberlanjutan usaha, memperkuat kolaborasi dengan para peneliti, dan melahirkan gagasan konstruktif untuk menjawab tantangan industri perkebunan saat ini maupun di masa depan.

Program Research Day 2025 memfokuskan topik penelitian pada komoditas utama PTPN Group, seperti kelapa sawit, karet, teh, kopi, tembakau, kelapa, dan tebu. Tema riset diarahkan untuk mendorong penerapan teknologi baru, memperkuat daya saing industri, serta meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap capaian program strategis nasional.

Dengan hadirnya Research Day 2025, PTPN Group menegaskan perannya sebagai perusahaan BUMN yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga pada penciptaan ilmu pengetahuan, inovasi, dan dampak jangka panjang yang berkelanjutan melalui riset.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6