Sukses

Mentan Baru Harus Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Syahrul Yasin Limpo untuk menggantikan posisi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian (Mentan) pada Kabinet Kerja Jilid II untuk 5 tahun mendatang.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menyampaikan, Kementerian Pertanian (Kementan) dibawah kuasa Syahrul harus merubah orientasi pemikiran bahwa maksimisasi produksi dengan cara mengejar swasembada merupakan hal yang penting.

Namun, ia mengingatkan bahwa Kementan juga perlu mendongkrak kesejahteraan kaum petani yang secara umum masih jauh dari kata makmur.

"Tapi yang lebih penting lagi adalah kebijakan pokok meningkatkan kesejahteraan petani. Saat ini petani adalah kelompok produsen yang secara rata-rata relatif paling rendah kesejahteraan ekonominya," ujar Hermanto kepada Liputan6.com, seperti dikutip Kamis (24/10/2019).

Hermanto yang juga merupakan Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) berharap, agar Syahrul dalam menjalankan tugasnya sebagai Mentan mau mendengarkan masukan-masukan dari pihak stakeholder, termasuk perguruan tinggi dan perhimpunan profesi.

"Karena pertanian, apalagi di tataran nasional sangatlah kompleks, sehingga membutuhkan masukan analisis dan pengetahuan dari berbagai pihak," imbuh dia.

Di luar itu, ia pun turut mengapresiasi pemilihan Syahrul Yasin Limpo yang dianggapnya tepat untuk mengisi posisi Mentan. Itu lantaran Syahrul punya catatan bagus dalam mengembangkan sektor pertanian saat dirinya menjabat sebagai Bupati Gowa dan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Menurut saya Pak Syahrul Yasin Limpo sudah tepat sebagai Mentan. Alasan saya ialah beliau berpengalaman mendorong pembangunan pertanian langsung di level kabupaten maupun provinsi di Sulawesi Selatan," pungkas Hermanto.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 4 halaman

Punya Pengalaman, Syahrul Yasin Limpo Dinilai Tepat jadi Mentan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih Syahrul Yasin Limpo untuk menggantikan posisi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian (Mentan) pada Kabinet Kerja Jilid II untuk 5 tahun mendatang.

Syahrul Amran Yasin ini sebelumnya memiliki jejak karir sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak 2008-2018. Sebelum menjabat sebagai gubernur, ia juga pernah menjadi Bupati di Kabupaten Gowa selama dua periode.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menilai, Syahrul merupakan sosok yang tepat untuk diangkat jadi Mentan lantaran punya catatan baik dalam megembangkan sektor pertanian di Sulsel.

"Menurut saya Pak Syahrul Yasin Limpo sudah tepat sebagai Mentan. Alasan saya ialah beliau berpengalaman mendorong pembangunan pertanian langsung di level kabupaten maupun propinsi di Sulawesi Selatan," jelas Hermanto kepada Liputan6.com, Rabu (23/10/2019).

Dengan demikian, ia menyatakan, Syahrul Yasin Limpo telah memiliki pengalaman empiris yang sudah sangat kaya. Namun demikian, dia belum bisa menyebutkan secara rinci apa saja pencapaian Syahrul di sektor pertanian.

 

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Kendati begitu, Hermanto mengatakan, buah kerja Syahrul bisa dilihat dengan membuat Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi yang memiliki ketahanan pangan yang sangat kuat saat ini.

"Namun secara umum bisa saya sampaikan bahwa Sulsel adalah salah satu provinsi yang sangat kuat ketahanan pangannya. Pak Syahrul berperan penting memperkuat ketahanan pangan Sulsel pada periode pengabdiannya sebagai Gubernur Sulsel," pungkas dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Mentan Syahrul Diharapkan Mampu Perbaiki Tingkat Pendidikan Petani
Artikel Selanjutnya
Cara Mentan Syahrul Jalin Kekompakan dengan Kemendag