Sukses

24 Sumur Bor Beroperasi, 21 Ribu Jiwa di Jabar Nikmati Air Bersih

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah pengerjaan 24 proyek sumur bor sebagai sarana penyediaan air bersih ‎di Provinsi Jawa Barat. Infrastruktur tersebut berpotensi dinikmati 21.024 jiwa.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudi ‎Suhendar mengatakan, Badan Geologi Kementerian ESDM membangun 237 unit sumur bor di seluruh Indonesia. Pembangunan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017.

Khusus Jawa Barat, berhasil dibangun sebanyak 24 unit sumur bor, yang tersebar di 10 wilayah kabupaten dan kota.

"Itu berpotensi memenuhi kebutuhan 21.024 jiwa," kata ‎Rudi, saat menghadiri peresmian pengoperasian sumur bor untuk Jawa Barat, di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018).

Kedalaman sumur bor tersebut berkisar antara 90 meter hingga 125 meter dengan diameter 6 inchi yang dapat menghasilkan air dengan jumlah sekitar 2 sampai 3 liter per detik. Sumur tersebut dapat melayani kebutuhan bagi masyarakat hingga 1.800 jiwa per sumur.

Sumur bor dilengkapi dengan konstruksi pipa besi galvanis diamater 6 inchi, pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 10 kVA atau setara dengan 8 kilo Watt (kW), menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK, dan dilengkapi dengan rumah genset, rumah pompa, dan bak penampungan air berkapasitas 5 ribu liter.

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam yang sudah dimulai sejak awal 2000-an ini, terhitung dari tahun 2005 sampai 2017 telah berhasil dibangun sebanyak 1.782 unit sumur bor dapat dibangun untuk melayani kurang lebih 5 juta jiwa masyarakat daerah sulit air bersih, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Di wilayah Provinsi Jawa Barat sendiri, dalam kurun waktu tersebut berhasil dibangun sebanyak 183 unit sumur bor.

 

2 dari 2 halaman

Wilayah Penyebaran

24 unit sumur bor, yang tersebar di 10 wilayah kabupaten kota sebagai berikut:

• Kabupaten Tasikmalaya,3 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung

2. Desa Padawaras, Kecamatan Cipatujah

3. Desa Girikencana, Kecamatan Parungponteng

• Kabupaten Bogor,7 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Benteng, Kecamatan Ciampea

2. Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi

3. Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur

4. Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang

5. Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung

6. Desa Iwul, Kecamatan Parung

7. Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari

• Kota Bogor,2 sumur bor, yaitu di:

1. Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

2. Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur

• Kabupaten Cianjur,2 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber

2. Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu

• Kabupaten Cirebon,3 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Wargabinangun, Kecamatan Kaliwedi

2. Desa Cileukrak, Kecamatan Palimanan

3. Desa Tonjong, Kecamatan Paselaman

• Kabupaten Garut,2 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Ciwangi, Kecamatan Balubur Limbangan

2. Desa Dunguswiru, Kecamatan Balubur Limbangan

• Kabupaten Purwakarta,2 sumur bor, yaitu di:

1. Desa Cijunti, Kecamatan Campaka

2. Desa Cianting, Kecamatan Sukatani

• Kabupaten Bandung Barat, 1 sumur bor di Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat

• Kabupaten Sukabumi, 1 sumur bor di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung

• Kabupaten Sumedang, 1 sumur bor di Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua.

Loading
Artikel Selanjutnya
4 Indikasi Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan
Artikel Selanjutnya
2 Kontrak Blok Migas dengan Skema Gross Split Ditandatangani Besok