Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) menyebutkan penyebab pemadaman di beberapa titik di Kalimantan. Salah satunya kendala impor listrik dari Malaysia. Meski demikian, kelistrikan di Kalimantan sudah membaik.
“Sekarang rasanya sudah mendingan,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat, (7/8/2926).
Tri menuturkan, pemadaman yang sempat terjadi di beberapa titik Kalimantan disebabkan oleh kendala impor listrik dari Malaysia.
Advertisement
Selain itu, dia menambahkan, pemadaman listrik yang terjadi di Kalimantan juga disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan di wilayah tersebut.
“Kemarin karena listrik impornya dari Malaysia itu ada kendala, jadi ada pemadaman beberapa. Terus kemudian ada maintenance di satu tempat itu. Itulah yang menyebabkan pemadaman,” kata Tri.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) terus melakukan percepatan pemulihan sejumlah unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan yang mengalami gangguan guna menjaga keandalan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) Iwan Soelistijono menuturkan, gangguan terjadi pada generator PLTU Asam-Asam, serta kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP).
Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya kemampuan pasok sistem sehingga berdampak pada terbatasnya pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Terkait masalah tersebut, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera mengambil langkah-langkah terukur bersama PT PLN (Persero) guna mengatasi pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah titik di Kalimantan.
Bahlil menegaskan pemerintah akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu dekat.
"Kami akan selesaikan dalam waktu dekat," ujar dia
Menghadap Prabowo, Bahlil Ungkap Penyebab Listrik Padam di Kalimantan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera mengambil langkah untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.
Arahan tersebut disampaikan setelah Bahlil melaporkan kondisi kelistrikan di Kalimantan saat bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
"Di dalam pembahasan itu salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik. Yang kami harus akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik," kata Bahlil.
Menurut Bahlil, Presiden meminta Kementerian ESDM segera berkoordinasi dengan PT PLN untuk menyusun langkah-langkah penanganan agar pemadaman dapat segera diatasi.
"Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," ujarnya.
Advertisement
Bukan Karena Kekurangan Pasokan Energi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316149/original/025928800_1785915556-1000398548.jpg)
Bahlil memastikan pemadaman bergilir tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan energi. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari PLN, gangguan terjadi karena adanya pekerjaan pemeliharaan sistem kelistrikan, termasuk pada jaringan induk.
"Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya enggak ada masalah," jelas Bahlil.
Ia menambahkan, pemerintah bersama PLN menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
"Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa, konon cerita, dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga. Tapi kami akan selesaikan dalam waktu dekat," imbuhnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330853/original/003598600_1756369392-IMG-20250828-WA0007__2_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409553/original/011733700_1479455222-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317236/original/076888700_1786007578-Batu_Bara_Kalimantan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317210/original/065056500_1786006494-12784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316851/original/072340300_1785991701-arsip-berita-pnbp-lampaui-target-kementerian-esdm-kembali-peroleh-opini-wtp-6r64xko.jpeg)