MrBeast Tetap Sumbang Rp 178 Miliar meski Konten Filantropi Sepi Penonton

YouTuber MrBeast menegaskan akan terus memproduksi konten filantropi dan membantu sesama sebagai tujuan hidupnya, meski disukai lebih sedikit penonton.

Diterbitkan 22 September 2026, 21:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Youtuber terkemuka dunia, Jimmy Donaldson atau yang dikenal dengan nama MrBeast, bertekad untuk terus memproduksi konten bergenre filantropi dan aksi sosial. Meski disadari penonton video kemanusiaannya tidak sebanyak konten hiburan ekstrem—sebab mayoritas penontonnya berusia belia—ia menegaskan aksi membantu sesama telah menjadi tujuan hidup utamanya.

Melansir Yahoo! Finance, Selasa (22/9/2026), era digital melahirkan jenis filantropis baru, yakni pembuat konten daring berplatform besar yang memanfaatkan pengaruhnya untuk membagikan isu-isu penting. MrBeast menjadi salah satu figur paling menonjol dengan basis pengikut terbanyak di YouTube.

Kreator dengan estimasi kekayaan mencapai US$ 2,6 miliar tersebut baru saja mengunggah video pembangunan satu kawasan desa di Ghana. Desa bernama Abna Dakwa tersebut dilengkapi fasilitas rumah tinggal, sekolah, sarana kebersihan, pasar, ternak bersama, hingga sumur air bersih.

Ia mengungkapkan telah menggelontorkan dana hingga US$ 10 juta atau sekitar Rp 178,6 miliar untuk proyek tersebut, termasuk melakukan perbaikan infrastruktur saluran air demi mencegah banjir.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dan keluarga di wilayah tersebut terbebas dari lingkaran praktik buruh ilegal. Lewat akun platform media sosial X miliknya, ia mengungkapkan bahwa kariernya di YouTube yang telah berjalan 14 tahun menuntunnya pada proyek humanis yang diselesaikan dalam kurun waktu delapan bulan tersebut.

Namun, kreator yang kerap viral lewat judul video seperti "Kabur dari 100 Polisi, Menangkan US$ 500.000" dan "7 Hari Terdampar di Sebuah Pulau" ini mengakui penontonnya mungkin tidak akan berinteraksi sebanyak pada konten-konten hiburan dramatis miliknya.

"Mungkin tidak akan memiliki performa sebagus itu, tapi itu sesuatu yang sangat saya pedulikan, dan saya harap semangat saya terpancar di sana," tulis Donaldson di platform X jelang perilisan videonya.

Saat seorang pengikut menyoroti video sosialnya yang kerap mengantongi angka views lebih rendah, MrBeast justru semakin mempertegas pendiriannya.

"Lucu saat orang bilang saya hanya membantu untuk tontonan karena sebetulnya sebaliknya. Tidak penting, membantu orang memberi saya tujuan, dan meski tidak ada yang menonton, saya akan tetap membuatnya," tegasnya.

 

Faktor Usia Demografi Penonton

Rendahnya atensi pada konten filantropi tersebut disinyalir karena faktor demografi penontonnya. Penonton utama konten MrBeast didominasi remaja berusia 11 hingga 24 tahun, dengan konsentrasi terbesar pada rentang usia anak SMP hingga mahasiswa tingkat awal yang dinilai belum memahami esensi filantropi secara mendalam.

Sebagai pembanding, usia rata-rata filantropis di Amerika Serikat adalah 64 tahun, merujuk data National Philanthropic Trust.

Kendati demikian, komitmen sosial MrBeast sejalan dengan tren generasi muda dari keluarga berada saat ini. Pemimpin grup Next Gen—jaringan pewaris dan anggota keluarga yang berkecimpung dalam strategi filantropi di Giving Pledge milik Warren Buffett dan Bill Gates—Katherine Lorenz, mengungkapkan bahwa generasi muda kini mendorong orang tua mereka untuk mempercepat penyaluran donasi.

"Saya melihat lebih banyak generasi muda yang mendorong orang tua mereka untuk memberi lebih banyak," ujar Katherine.

 

Proyek Misi Sosial Beast Philanthropy

Aksi MrBeast di Ghana tidak berhenti pada pembangunan fisik desa. Ia juga menanggung biaya makan gratis di sekolah yang ia bangun selama lima tahun ke depan agar anak-anak fokus menimba ilmu alih-alih bekerja secara ilegal.

Proyek ini menjadi bagian dari misi nirlaba miliknya, Beast Philanthropy, yang berfokus menghapus pekerja anak di Ghana. Target besar lainnya mencakup penyediaan akses air bersih bagi jutaan orang, pembagian lebih dari 48 juta porsi makanan bagi masyarakat membutuhkan, hingga penanaman lebih dari 25 juta pohon.

Ketika salah seorang pengguna X menanyakan alasan mengapa ia tidak melakukan lebih banyak aksi sosial di tempat kelahirannya, Greenville, North Carolina, MrBeast memberikan jawaban menohok.

"Jika saya sebutkan semua hal filantropis yang kami lakukan secara lokal, cuitan ini tidak akan cukup menampung semuanya," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6