Sukses

Facebook dan Instagram Rilis Panduan Kampanye Politik Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Bertujuan untuk membantu pemerintah Indonesia menyukseskan Pemilu 2019 mendatang, Facebook dan Instagram membuat panduan kampanye bagi politisi dan partai politik.

Panduan ini tersedia bagi publik dan dapat diakses melalui portal Integritas Pemilihan Umum Facebook Indonesia, berisi praktik dalam berinteraksi dengan para pendukung, serta memastikan agar kredibilitas akun dan halaman Facebook terjaga dengan baik.

“Kami peduli terhadap proses demokrasi dan karena itu penting bagi kami untuk melindungi integritasnya. Kami tidak ingin ada orang yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi," ujar Ruben Hattari, Public Policy Lead, Facebook Indonesia dalam keterangan resminya, Jumat (13/7/2018).

Ruben mengungkap, Facebook memperkenalkan panduan ini sebelum pemilihan umum berlangsung di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk melindungi dan menjaga integritas proses pemilu.

"Kami ingin memastikan bahwa kredibilitas akun para politisi dan partai politik terjaga dengan baik. Dengan demikian, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan informasi terpercaya serta perspektif yang beragam,” ucap Ruben menambahkan.

Dalam panduan ini, para politisi dan partai politik dapat menemukan informasi mengenai cara menggunakan Facebook dan Instagram secara efektif, membuat konten yang baik dan informatif, serta mengoptimalkan pemakaian fitur serta iklan di Facebook/Instagram guna membangun percakapan yang otentik, informatif, menarik, dan bermakna.

 

2 dari 2 halaman

Berisi Informasi Teknis

Melalui panduan ini politisi dan partai politik dapat mempelajari praktik terbaik penggunaan Facebook dan Instagram untuk kebutuhan kampanye politik mereka.

Panduan ini juga berisi informasi teknis tentang bagaimana cara untuk menggunakan fitur unik seperti Facebook Live dan Balasan Instan serta memoderasi komentar di Instagram.

"Pemilihan Umum di Indonesia merupakan peristiwa penting bagi masyarakat Indonesia dan kami berusaha sebaik mungkin untuk melindungi proses demokrasi. Hal ini kami lakukan dengan mengurangi penyebaran berita palsu dan membuat perubahan guna mencegah oknum kejahatan memanfaatkan misinformasi untuk mengacaukan proses demokrasi ini," pungkas Ruben.

Untuk diketahui, Indonesia baru saja menyelenggarakan Pilkada serentak pada Juni 2018. Kampanye selama proses Pilkada berjalan dengan kondusif.

Hal ini merupakan salah satu hasil positif dari inisiatif berkelanjutan Facebook dan kolaborasi dengan pemerintah dan para mitra Facebook dalam upaya mengurangi penyebaran berita palsu dan mencegah segala bentuk intervensi dari pelaku kejahatan untuk melindungi integritas dalam proses pemilihan.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengguna Instagram Bakal Lebih Mudah Ajukan Verifikasi
Artikel Selanjutnya
Akun Facebook Plt Gubernur Aceh Dibajak, Permintaan Sumbangan Beredar