Sukses

Asus Sebut Xiaomi Lawan Berat di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di pasar smartphone Indonesia harus diakui kian berat. Selain pemain lama yang masih bertahan, sejumlah perusahaan baru juga terus bermunculan menawarkan produk.

Salah satu perusahaan yang juga meramaikan pasar smartphone Indonesia adalah Asus. Saat bertemu dengan awak media, Jumat (19/1/2018), Country Marketing Manager Asus Indonesia, Galip Fu, sempat mengungkapkan saingan terberat Asus di Indonesia.

"Saya rasa kalau bicara kompetitor di Indonesia, ada Xiaomi. Mereka menawarkan smartphone dengan spesifikasi dan harga yang terjangkau di pasaran," tuturnya.

Kondisi itu, menurut Galip, membuat Xiaomi mampu menembus pasar Indonesia dengan cukup cepat. Kendati demikian, Asus sendiri tak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut.

"Kami hanya perlu bersaing dengan diri kami sebelumnya," tuturnya. Karena itu, di tahun ini, Asus akan lebih fokus pada pengembangan performa di smartphone-nya.

Ia juga menuturkan, Asus masih mempertahankan sejumlah model Zenfone yang ada saat ini. Namun, akan ada sejumlah perbaikan yang dilakukan perusahaan untuk produk anyar di tahun ini.

"Salah satu model yang mendapatkan respons sangat bagus adalah seri Zenfone Max. Jadi tahun ini kami juga akan memperkenalkan model terbaru dari seri Max tersebut," ujarnya.

Ia juga menjanjikan seluruh segmen dari seri Zenfone, mulai dari low-end hingga premium akan mendapatkan CPU dan kamera terbaik. Hal itu, menurut Galip, sejalan dengan ciri khas Asus yang menjadikan performa sebagai kunci utama.

"Di tahun ini, kami akan fokus menghadirkan smartphone dengan performa terbaik," ujarnya. Asus sendiri berencana untuk memperkenalkan seri Zenfone terbaru di gelaran Mobile World Congress (MWC) 2018.

1 dari 3 halaman

Belum Puas Jadi yang Pertama

Sementara dari sisi laptop, Asus berencana untuk mempertahankan posisi pertama yang saat ini sudah diraihnya. Berdasarkan laporan GfK, perusahaan asal Taiwan ini sudah meraup 41 persen pangsa pasar laptop di Indonesia.

"Kami tak ingin berpuas diri dengan kondisi ini. Karena itu, di tahun ini, Asus akan tetap menawarkan sejumlah produk notebook premium dalam seri Zenbook untuk memberikan pengalaman premium bagi pengguna," tutur Galip.

Selain dari laptop konsumen, Asus juga terus menggenjot pasar laptop gaming yang juga menjadi andalan. Berdasarkan pangsa pasar GTX Graphic Card saat ini, Lini Republic of Gaming (RoG) dari Asus memang menjadi jawara di lini laptop gaming.

"Rencana kami pada 2018, RoG tak sekadar menawarkan spesifikasi mumpuni. Namun, kami juga menonjolkan desain dan fitur yang memang dibutuhkan para pemain gim profesional," ujarnya menjelaskan.

Selain lini RoG, Asus juga memiliki lini FX Gaming Series yang ditujukan untuk pemain gim kasual. Meski tak mengungkap secara detail, Galip sempat menyebut akan ada laptop terbaru Asus yang rilis dalam waktu dekat.

2 dari 3 halaman

Strategi Genjot Penjualan Laptop

Mengingat Indonesia merupakan pasar penting untuk bisnis laptopnya, Asus sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pengalaman pengguna. Selain layanan garansi dan purnajual, Asus kini juga memperkuat sisi sistem operasi.

"Jadi, mulai akhir tahun lalu, kami sudah mengumumkan seluruh produk laptop Asus sudah dibekali dengan Windows 10 yang dijamin seratus persen asli," tuturnya.

Dengan kehadiran Windows asli ini, menurut Galip, ada sejumlah kemudahan yang diterima pengguna. Selain dari sisi keamanan software, pengguna juga tak perlu lagi direpotkan urusan sistem operasi.

"Jika sebelumnya pengguna masih harus memasang sistem operasi di laptop baru dengan harga yang cukup mahal, kini pengguna dapat langsung memakai perangkatnya," tuturnya mengakhir pembicaraan.

(Dam/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

 

Artikel Selanjutnya
Terkuak, Inikah Spesifikasi Xiaomi Redmi 6?
Artikel Selanjutnya
Huawei Incar Mitra Khusus untuk Garap Smartphone Lipat