IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok ke 5.883

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan posisi 6.000 di tengah tekanan rupiah pada perdagangan saham Rabu, (24/6/2026).

Diterbitkan 24 Juni 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Rabu, (24/6/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)..

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 3,56% menjadi 5.883,88. Indeks saham LQ45 melemah 3,39% menjadi 578,16. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 6.171,38 dan level terendah 5.876,93. Sebanyak 611 saham sehingga bebani IHSG. 98 saham menguat dan 104 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.033.757 kali dengan volume perdagangan saham 26,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.943.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 5,99%, sektor saham basic terpangkas 6,64%, sektor saham industri merosot 3,59%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,59%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 3,91%, sektor saham kesehatan melemah 1,58%.

Kemudian sektor saham keuangan terpangkas 2,18%, sektor saham properti melemah 2,81%. Lalu sektor saham teknologi susut 1,57%, sektor saham infrastruktur tergelincir 4,47% dan sektor saham transportasi merosot 4,84%.

Saham BRMS terperosok 14,06% menjadi Rp 550 per saham. Harga saham BRMS dibuka stagnan Rp 640 per saham. Saham BRMS berada di level tertinggi Rp 640 dan terendah Rp 550 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 34.164 kali dengan volume perdagangan saham 5.833.507 saham. Nilai transaksi Rp 340,5 miliar.

Gerak Saham

Harga saham NCKL melemah 5,78% menjadi Rp 815 per saham. Saham NCKL dibuka stagnan di posisi Rp 855 per saham. Harga saham NCKL berada di level tertinggi Rp 880 dan terendah Rp 810 per saham. Total frekuensi perdagangan 9.353 kali dengan volume perdagangan saham 648.871 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 54,1 miliar.

Harga saham ARCI melemah 9,81% menjadi Rp 965 per saham. Saham ARCI dibuka melemah ke Rp 1.025 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.070 per saham. Harga saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.055 dan terendah Rp 965 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 12.613 kali dengan volume perdagangan saham 582.922 saham. Nilai transaksi Rp 58,6 miliar.

Harga saham COAL naik 8,33% menjadi Rp 26 per saham. Harga saham COAL dibuka naik dua poin menjadi Rp 26 dari penutupan sebelumnya Rp 24. Harga saham COAL berada di level tertinggi dan terendah Rp 26. Total frekuensi perdagangan 643 kali dengan volume perdagangan saham 145.336 saham. Nilai transaksi Rp 377,9 juta.

Kata Analis

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menuturkan, tekanan eksternal dari dinamika geopolitik Timur Tengah agak mereda seiring dengan adanya perkembangan diplomasi AS–Iran. Meskipun demikian, tekanan tersebut masih belum hilang sebab Iran masih terus mengembangkan program nuklirnya.

“Ditambah lagi dengan narasi market bergeser menjadi higher for longer, bahkan sebagian pelaku pasar mulai menunda ekspektasi pemangkasan Fed Rate. Kondisi ini biasanya kurang ideal untuk emerging market termasuk Indonesia,” ujar dia.