Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia

Jorge Messi, ayah Lionel Messi, wafat di Rosario pada usia 68 tahun.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 20:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jorge Messi, ayah Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun di Rosario, Argentina, kota kelahirannya, Jumat (7/8/2028) sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Kabar ini diberitakan sejumlah media di Argentina dan Spanyol.

Forbes melaporkan Jorge telah lama berjuang melawan penyakit. Kondisinya sempat menjadi perhatian publik pada momen-momen penting dalam karier putranya.

Selain kabar duka tersebut, Jorge dikenal luas sebagai figur sentral yang membentuk langkah awal Lionel Messi menuju panggung tertinggi sepak bola.

Isyarat Emosional di Piala Dunia 2026

Pada Piala Dunia 2026, kesehatan Jorge menjadi sorotan ketika Argentina melaju ke final sebelum takluk 0-1 dari Spanyol. Di periode itu, Lionel Messi sempat ditanya mengenai emosinya yang terlihat hingga meneteskan air mata oleh mantan pemain Timnas Argentina yang kini menjadi pundit, Juan Pablo Sorin.

"Ya, ya... Sejujurnya, lebih dari apa pun karena keluarga. Karena, ya, mereka selalu ada, selalu ada. Sekarang kami berada dalam momen sulit. Begitu banyak hal yang datang bersamaan, tetapi tentu juga karena mereka, kelompok luar biasa yang mendukung saya, membuat saya bahagia," ujar Messi.

Beberapa hari setelah percakapan tersebut, keluarga Messi menyampaikan bahwa Jorge berada dalam pemantauan medis, menjalani pemulihan, dan menunjukkan perkembangan yang baik sesuai kondisinya saat itu.

Ia meninggalkan istrinya, Cecila, serta empat anak, yakni Lionel, Rodrigo, Matias, dan Maria Sol, beserta sejumlah cucu.

Langkah Berani Jorge Membuka Jalan ke Barcelona

Pada awal 2000-an, Lionel Messi telah berada di akademi Newell's Old Boys.

Ketika Newell's Old Boys maupun River Plate tidak bersedia membiayai perawatan yang dibutuhkan Messi untuk pertumbuhannya, Jorge mengambil langkah berani dengan membawanya ke Eropa.

Kesepakatan untuk membawa Messi ke Barcelona terkenal dibuat di atas selembar serbet. Perjanjian tersebut ditulis bersama Direktur Olahraga Barcelona saat itu, Carles Rexach, pada 14 Desember 2000 di Pompeia Tennis Club.

Setelah itu, Lionel Messi bergabung dengan La Masia dan berkembang menjadi pemain terbesar dalam sejarah Barcelona, bahkan disebut sebagai satu di antara yang terbaik dalam sejarah sepak bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Christian Pulisic Absen di SUGBK, Kapan Bisa Main?

Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan