Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kebun vertikal dari galon bekas dan botol plastik menjadi solusi cerdas bagi rumah dengan lahan sempit. Wadah bekas dapat diubah menjadi media tanam bertingkat yang hemat biaya, ramah lingkungan, dan mampu mempercantik area rumah secara praktis.
Pembuatan kebun vertikal dimulai dari membersihkan wadah, memotong bagian tanam, membuat lubang drainase, lalu menyusun botol atau galon pada rangka penyangga. Setelah itu, isi dengan media tanam subur dan tanam bibit sayuran, herbal, atau tanaman hias.
Agar tanaman tumbuh optimal, lakukan penyiraman teratur, pemupukan berkala, dan pastikan kebun mendapat sinar matahari yang cukup. Rangka penyangga juga harus kuat agar susunan botol dan galon tetap stabil, aman, dan tahan digunakan dalam jangka panjang. Berikut ini langkah-langkah lengkapnya oleh Liputan6.com, Sabtu (8/8/2026).
Advertisement
1. Menyiapkan Alat dan Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319077/original/009535500_1786180422-Untitledy.jpg)
Langkah pertama dalam membuat kebun vertikal dari galon bekas dan botol plastik adalah menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan. Botol plastik ukuran 1–2 liter atau galon air mineral bekas dapat digunakan sebagai wadah tanam utama.
Selain itu, siapkan cutter atau gunting tajam untuk memotong wadah, solder atau paku yang dipanaskan untuk membuat lubang, serta tali nilon, kawat, atau kabel ties sebagai pengikat.
Media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang juga perlu disediakan. Jangan lupa menyiapkan bibit tanaman yang ingin ditanam dan rangka penyangga seperti kayu, bambu, atau pipa PVC agar kebun vertikal kokoh dan aman digunakan.
Advertisement
2. Membersihkan Wadah Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311809/original/039675500_1785463472-a2dc6492-a933-4c74-bdf9-4278fe0caa23.jpg)
Botol plastik dan galon bekas harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai media tanam. Cuci bagian dalam dan luar wadah menggunakan air bersih dan sabun ringan untuk menghilangkan sisa minuman, debu, atau kotoran yang menempel.
Setelah itu, lepaskan label atau stiker agar tampilan kebun lebih rapi dan menarik. Wadah yang bersih juga membantu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tanaman.
Keringkan wadah sebelum dipotong agar lebih mudah dikerjakan. Tahap sederhana ini sering dianggap sepele, padahal sangat penting untuk menjaga kebersihan media tanam dan mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih sehat.
3. Memotong Wadah untuk Area Tanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302712/original/082686800_1784604743-2.jpg)
Setelah wadah bersih, langkah berikutnya adalah membuat area tanam. Pada botol plastik, buat lubang persegi panjang di bagian samping dengan ukuran yang cukup untuk memasukkan media tanam dan bibit. Pada galon bekas, lubang dapat dibuat lebih besar karena kapasitasnya lebih luas.
Gunakan cutter atau gergaji kecil dengan hati-hati agar hasil potongan rapi dan tidak melukai tangan. Sisakan bagian tepi yang cukup kuat agar wadah tidak mudah retak saat diisi tanah. Bentuk dan ukuran lubang bisa disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam, terutama jika menggunakan sayuran daun, tanaman herbal, atau tanaman hias berukuran kecil.
Advertisement
4. Membuat Lubang Drainase
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309531/original/060577800_1785230398-615b7766-f66a-42c9-b576-8553d629712f.jpg)
Lubang drainase berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan air dari dalam wadah sehingga akar tanaman tidak membusuk. Gunakan solder atau paku yang dipanaskan untuk membuat beberapa lubang kecil di bagian bawah botol atau galon. Jumlah lubang tidak perlu terlalu banyak, tetapi cukup untuk memastikan air dapat mengalir dengan lancar.
Pada sistem vertikal, drainase yang baik juga membantu mencegah genangan air yang dapat menetes berlebihan ke wadah di bawahnya. Selain menjaga kesehatan akar, lubang drainase membantu sirkulasi udara dalam media tanam sehingga tanaman tumbuh lebih subur. Tahap ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan dalam pembuatan kebun vertikal.
5. Membuat Lubang Gantung atau Pengikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294567/original/057280700_1783844257-3.jpg)
Jika kebun vertikal akan digantung, buat lubang pada bagian atas dan bawah botol atau galon untuk memasukkan tali atau kawat. Pastikan posisi lubang seimbang agar wadah tidak miring saat digantung. Gunakan tali nilon yang kuat dan tahan terhadap cuaca, atau kawat antikarat agar lebih awet.
Jarak antarwadah perlu diperhitungkan supaya tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup dan tidak saling menutupi cahaya matahari. Pada galon berukuran besar, pengikat tambahan dapat dipasang di sisi samping untuk meningkatkan kestabilan. Lubang gantung yang dibuat dengan tepat akan membuat susunan kebun vertikal lebih rapi, aman, dan nyaman dipandang.
Advertisement
6. Menyusun Wadah Secara Vertikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304170/original/025283600_1784708969-26426003-bdfb-425e-a0f5-54abd0943b9e.jpg)
Setelah semua wadah siap, susun botol atau galon secara bertingkat pada rangka penyangga. Penyusunan dapat dilakukan dengan cara digantung berjajar, ditumpuk, atau dipasang pada dinding dan pagar. Pastikan setiap wadah terpasang kuat dan tidak mudah bergeser.
Untuk kebun vertikal di luar ruangan, gunakan rangka yang tahan terhadap hujan dan panas, seperti bambu yang sudah diawetkan, kayu yang dilapisi pelindung, atau pipa PVC. Jarak antarwadah sebaiknya cukup agar tanaman memperoleh sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik. Penyusunan yang rapi tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga membuat kebun terlihat lebih menarik dan mudah dirawat.
7. Mengisi Media Tanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300641/original/069380800_1784363044-14568535334122577425.jpeg)
Media tanam yang baik sangat menentukan keberhasilan kebun vertikal. Campurkan tanah subur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan seimbang agar tanaman mendapatkan unsur hara yang cukup. Untuk botol plastik, isi media tanam sekitar dua pertiga bagian agar masih ada ruang untuk penyiraman.
Pada galon bekas, media dapat diisi lebih banyak karena kapasitasnya lebih besar. Jangan memadatkan tanah terlalu keras agar akar mudah berkembang dan air dapat meresap dengan baik. Jika menggunakan sistem hidroponik, media seperti cocopeat atau rockwool bisa menjadi alternatif. Media tanam yang gembur, bersih, dan kaya nutrisi akan membantu tanaman tumbuh lebih cepat dan sehat.
Advertisement
8. Menanam Bibit dan Memasang Kebun Vertikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297235/original/058388200_1784084293-2.jpeg)
Langkah terakhir adalah menanam bibit atau benih ke dalam media tanam yang telah disiapkan. Buat lubang kecil, masukkan bibit secara hati-hati, lalu tutup kembali dengan tanah tanpa menekan terlalu kuat. Setelah semua wadah terisi tanaman, pasang atau gantung rangkaian kebun vertikal pada penyangga yang kokoh.
Siram secukupnya hingga media lembap, tetapi tidak becek. Letakkan kebun di area yang mendapatkan cahaya matahari sesuai kebutuhan tanaman, misalnya 4–6 jam per hari untuk sayuran daun dan tanaman herbal. Periksa kestabilan rangka dan ikatan secara berkala agar kebun tetap aman serta tanaman dapat tumbuh optimal.
Pertanyaan Seputar Kebun Vertikal dari Galon Bekas dan Botol Plastik
Apa manfaat utama membuat kebun vertikal dari botol dan galon bekas?
Manfaat utamanya adalah menghemat ruang di lahan sempit, terutama di perkotaan, mengurangi limbah plastik melalui daur ulang, mempercantik rumah, meningkatkan kualitas udara, dan mengurangi stres.
Jenis tanaman apa saja yang cocok untuk kebun vertikal dari botol plastik?
Tanaman yang cocok meliputi sayuran daun seperti selada, pakcoy, bayam, kangkung, dan sawi. Selain itu, tanaman herbal seperti mint, seledri, dan kemangi, serta tanaman hias berukuran kecil atau merambat seperti sirih gading juga ideal.
Bagaimana cara memastikan struktur kebun vertikal tetap kokoh dan stabil?
Pastikan rangka penyangga terbuat dari material yang kuat seperti paku beton, kayu, bambu, besi hollow, atau pipa PVC. Rangka harus mampu menahan beban botol atau galon yang berisi media tanam dan tanaman, serta tahan terhadap angin.
Apakah sistem irigasi tetes diperlukan untuk kebun vertikal?
Sistem irigasi tetes atau selang kecil bersifat opsional, namun sangat direkomendasikan untuk mendistribusikan air secara lebih merata dan efisien, terutama jika menyiram dari bagian atas, serta menghindari pemborosan air.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319076/original/099394300_1786180421-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302582/original/070816400_1784597110-aa699d5c-f12f-45a6-8be4-2ff5017619a9_HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293887/original/089758900_1783758670-21fea59b-f837-43a1-8742-11e26cd9c1f3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290741/original/086710000_1783493853-02ffb993-0c0e-4099-ab1c-c505a014c30c.jpg)