Emiten CMRY Raup Pendapatan Rp 6,4 Triliun hingga Semester I 2026

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencetak pendapatan naik 25,49% dan laba tumbuh 17,88% hingga semester I 2026.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), produsen susu Cimory mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba hingga semester I 2026.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu, (8/8/2026), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk meraup pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp 6,46 triliun. Pendapatan perseroan naik 25,4% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,14 triliun.

Beban pokok penjualan naik 29,08% menjadi Rp 3,66 triliun hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,83 triliun. Seiring hal itu, laba bruto bertambah 21,10% menjadi Rp 2,80 triliun hingga Juni 2026 dari Juni 2025 sebesar Rp 2,31 triliun.

Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp 1,35 triliun hingga semester I 2026 dari semester I 2025 sebesar Rp 1,06 triliun. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 111,48 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 98,82 miliar. Beban lain-lain melonjak menjadi Rp 95,93 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 8,68 miliar.

Dengan demikian, laba usaha naik 9,3% menjadi Rp 1,24 triliun hingga semester I 2026. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan meraup laba usaha Rp 1,13 triliun.

Perseroan mencatat kenaikan pendapatan keuangan menjadi Rp 211,48 miliar hingga Juni 2026 dari Juni 2025 sebesar Rp 102,82 miliar. Perseroan meraup kenaikan laba atas selisih kurs menjadi Rp 19,38 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,44 miliar. Perseroan meraup laba neto entitas asosiasi naik menjadi Rp 2,41 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,03 miliar.

Perseroan meraup laba periode berjalan melonjak 17,88% menjadi Rp 1,17 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 993,87 miliar.  Seiring kinerja itu, perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 147,65 hingga semester I 2026 dari periode semester I 2025 sebesar Rp 125,24.

 

Aset Perseroan

Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 7,16 triliun hingga Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 6,78 triliun. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp 2,08 triliun hingga Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 1,95 triliun. Aset perseroan naik menjadi Rp 9,24 triliun dari Desember 2025 sebesar Rp 8,74 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 558,05 miliar.

Berdasarkan data RTI, harga saham CMRY ditutup naik 1,93% menjadi Rp 4.750 per saham. Harga saham CMRY dibuka menguat 20 poin menjadi Rp 4.680 per saham. Harga saham CMRY berada di level tertinggi Rp 4.750 dan terendah Rp 4.680 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.059 kali dengan volume perdagangan saham 15.776 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 miliar.