Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada perdagangan saham sesi pertama, Selasa (22/9/2026). IHSG hari ini melemah di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG anjlok 1,11% menjadi 6.313,56. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,73% menjadi 629,68. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.423,83 dan level terendah 6.277,68. Sebanyak 513 saham melemah sehingga bebani IHSG. 147 saham menguat dan 128 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.358.244 kali dengan volume perdagangan saham 20,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 17.856.
Advertisement
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi merosot 2,21%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri melemah 1,7%, dan sektor saham properti turun 1,35%. Lalu sektor saham basic susut 1,19%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 1,16%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,16%.
Lalu sektor saham kesehatan merosot 0,95%, sektor saham keuangan keuangan terperosok 0,79%, sektor saham teknologi melemah 0,65%, sektor saham infrastruktur tergelincir 0,88% dan sektor saham transportasi merosot 0,77%.
Pada sesi pertama, harga saham BBRI turun 1,82% menjadi Rp 3.240 per saham. Harga saham BBRI dibuka merosot 40 poin menjadi Rp 3.260 per saham dari pekan lalu Rp 3.300 per saham. Harga saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 3.200 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 27.816 kali dengan volume perdagangan saham 1.189.924 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 384,4 miliar.
Harga saham BBCA naik 0,40% menjadi Rp 6.250 per saham. Saham BBCA dibuka stagnan di Rp 6.225 per saham. Harga saham BBCA berada di level tertinggi Rp 6.250 dan terendah Rp 6.175 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 13.372 kali dengan volume perdagangan saham 485.711 saham. Nilai transaksi Rp 302,1 miliar.
Pembukaan IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan Selasa (22/9/2026). IHSG sempat mengalami tekanan sebelum akhirnya kembali membalas ke zona hijau.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke posisi 6.392,33 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 6.384,72. Namun, pada pukul 09.07 WIB, IHSG sempat mengalami tekanan hingga turun tipis 0,03% ke level 6.378,27.
Saat dipantau pada pukul 09.11 WIB, IHSG kembali menghijau dengan naik 0,34% ke level 6.406,15. Sementara itu, indeks saham LQ45 tergelincir 0,29% ke posisi 635. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona hijau.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.412,67 dan level terendah 6.378,27.
Sebanyak 240 saham menguat sehingga mampu menahan koreksi IHSG. Sementara itu, 222 saham melemah dan 233 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 200.587 kali dengan volume perdagangan mencapai 2,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham berada di angka Rp 1,2 triliun. Di sisi lain, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran US$ 1 setara Rp 17.880.
Sebagian besar sektor saham berada di zona hijau, dengan hanya satu sektor yang melemah, yaitu sektor kesehatan. Penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor cyclical yang naik 1,20%, disusul sektor basic dengan kenaikan 0,64%.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)