Liputan6.com, Jakarta - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar US$ 10 juta atau Rp 178,57 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.860). Dividen interim 2026 yang dibagikan itu sekitar Rp 1,422 per saham.
Pembagian dividen interim 2026 itu sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 18 September 2026. Demikian mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (22/9/2026).
Pembagian dividen interim 2026 itu mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 17,28 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$ 98,89 juta dan total ekuitas sebesar US$ 1,10 miliar.
Advertisement
Berikut jadwal pembagian dividen interim 2026 antara lain:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 30 September 2026
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 1 Oktober 2026
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 2 Oktober 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 Oktober 2026
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 2 Oktober 2026, waktu: 16.00
- Tanggal pembayaran dividen pada 22 Oktober 2026.
Mengutip data RTI, berdasarkan penutupan perdagangan saham Selasa, 22 September 2026, harga saham CDIA melemah 2,36% menjadi Rp 620 per saham. Saham CDIA dibuka naik lima poin menjadi Rp 640 per saham. Harga saham CDIA berada di level tertinggi Rp 645 dan terendah Rp 610 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.928 kali dengan volume perdagangan saham 385.709 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24 miliar.
Penutupan IHSG pada 22 September 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham Selasa, (22/9/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 17.846.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 1,69% menjadi 6.277,04. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,37% menjadi 625,61. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, ada sentimen eksternal dan internal yang mempengaruhi IHSG. Dari eksternal, ia menuturkan, harga minyak yang berada di sekitar US$ 100 per barel, kenaikan yield atau imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) bertenor 10 tahun mendekati 5%, serta ekspektasi kebijakan The Federal Reserve (the Fed) yang masih hawkish meningkatkan tekanan terhadap aset emerging market.
“Kondisi tersebut diperburuk oleh ketegangan geopolitik Timur Tengah yang membuat investor cenderung meningkatkan aset safe haven,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Sementara dari domestik, menurut Nafan tekanan IHSG didorong pelemahan rupiah hingga sekitar 17.847 per dolar AS. Hal ini karena meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasar keuangan dan arus modal asing.
“Investor juga sedang menunggu hasil RDG Bank Indonesia 22–23 September, sehingga sebagian pelaku pasar cenderung melakukan wait and see,” ujar Nafan.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.423,83 dan level resistance 6.258,43. Sebanyak 533 saham melemah sehingga menekan IHSG. 139 saham menguat dan 118 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 2.161.563 kali dengan volume perdagangan saham 33,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.846.
Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham consumer siklikal naik 0,33%. Sektor saham energi melemah 2,76%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri merosot 2,31%, dan sektor saham properti terpangkas 2,01%. Sektor saham basic susut 1,97%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,48%.
Lalu sektor saham kesehatan merosot 0,74%, sektor saham keuangan tergelincir 0,85%, sektor saham teknologi susut 1,59%, sektor saham infrastruktur merosot 0,66% dan sektor saham transportasi terperosok 1,35%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182873/original/071417500_1744109076-20250408-Penutupan_IHSG-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5094518/original/036425100_1736854256-AMD_Ryzen_AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570731/original/036650900_1777538412-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_09.27.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6384504/original/070523100_1779259803-Direktur_Utama_KPEI_Iding_Pardi-20_Mei_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)