Vendor Lain Sibuk Perang Harga, Samsung Pilih 'Amankan' Konsumen dengan Cara Ini

Di saat vendor smartphone lain sibuk perang harga, Samsung justru fokus pada aspek ini demi memberikan value lebih kepada konsumen.

Diterbitkan 24 Juni 2026, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan ponsel pintar atau smartphone di Indonesia nampaknya tak lagi sebatas bicara spesifikasi 'mendang mending'. Diskusi mengenai harga terendah dengan spesifikasi paling tinggi bisa jadi mulai bergeser ke nilai atau manfaat yang dirasakan pengguna.

Nilai konsumen tersebut yang telah menjadi fokus Samsung untuk disajikan ke tengah masyarakat Indonesia. MX Business Vice President Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, menegaskan manfaat bagi konsumen jadi nilai utama yang diusung.

"Kalau mau ngomongin spek enggak ada habisnya, siapa yang speknya paling tinggi, harganya yang paling murah. Kita mau, Samsung pastikan bahwa produk kami itu menghasilkan value atau nilai jangka panjang, cukup relevan," ungkap Yadi dalam sesi wawancara di Jakarta, ditulis Rabu (24/6/2026).

Samsung menyadari, teknologi termasuk kecerdasan buatan atau (artificial intelligence/AI) sudah menjadi bagian kehidupan masyarakat. Ini pula yang jadi landasan Samsung mengusung Galaxy AI, demi memberikan manfaat maksimal bagi konsumen.

Head of MX Marketing & Demand Generation Samsung Electronics Indonesia, Andi Airin, menegaskan komitmen tersebut. Produknya diarahkan tak sebatas pada kebutuhan tertentu, tapi bisa memberikan manfaat secara keseluruhan.

"Yang paling value tinggi dari Samsung di mana sangat mendengarkan konsumen saat ini. Tapi ekspektasi atau kebutuhan konsumen itu kan sangat beragam. Jadi, kami tidak mau mengotakkan bahwa hanya menyiapkan smartphone yang khusus buat satu hal, tapi bahwa konsumen itu kebutuhannya ataupun interest-nya itu sangat banyak," beber Andi.

Beragam kebutuhan itu mulai dari penggunaan ponsel untuk kebutuhan pekerjaan, kegiatan sekolah, membuat konten bagi UMKM, hingga sekadar menonton.

"Jadi, semuanya itu kami coba gabungkan ke dalam satu device yang memang all rounder," ia menegaskan.

Jamin Keamanan Jangka Panjang

Soal manfaat kepada konsumen juga tak sebatas bicara fitur yang diberikan sesuai dengan karakteristik pengguna. Aspek keamanan nampaknya juga menjadi perhatian Samsung.

Head of Category Management Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus, menyebut perusahaan menawarkan pembaruan perangkat lunak (software) dan keamanan hingga sekian tahun. Seri flagship Samsung mendapat pembaruan hingga tujuh tahun dan A Series selama enam tahun.

"Artinya apa? Samsung berkomitmen untuk memberikan ponsel yang daya tahan itu reliable, bisa dipakai sampai tak hanya sekarang, tahun depan, karena kami tahu konsumen itu menggunakan handphone itu enggak semuanya setiap tahun itu ganti," tutur Verry.

Mampu Hadapi Tantangan

Samsung menyadari ada beberapa tantangan utama pasa industri saat ini. Perkembangan AI yang berdampak pada kelangkaan memori dan chipset membuat harganya melambung. Belum lagi, bicara mengenai tantangan rantai pasok global.

Tantangan itu cukup bisa diatasi oleh ekosistem dalam bisnis Samsung, di mana ada dua fokus pada Device Solution yang memproduksi chip hingga memori, serta Device Experience yang memproduksi perangkat, termasuk ponsel.

"Samsung mempunyai distinctive tadi, dari mulai semiconductor, memori, terus kami juga punya device. Kami pun punya services dan software. Itu yang membuat Samsung harusnya bisa lebih mengantisipasi kebutuhan pasar," Yadi memungkaskan.

Â