Joana Kania Hadirkan Radio 90-an, Bangkitkan Nostalgia dan Perjuangkan Nasib Musisi

Radio 90-an juga menyiapkan festival musik tahunan yang menyasar para musisi yang berjaya pada era tersebut.

Diterbitkan 19 September 2026, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keterlibatan Joana di Dunia Musik

Keterlibatan Joana dalam industri musik sendiri telah berlangsung sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia pernah menggelar acara untuk komunitas musik seperti skinhead, ska, dan punk sebelum terjun ke dunia manajemen artis serta promotor musik.

"Dulu ada gedung namanya, saya nggak tahu di Pancoran masih ada atau tidak, Sucofindo, itu ada namanya kafe namanya Bourbon Cafe. Itu tempat anak skinhead bikin acara, anak ska, anak punk, itu saya bikin di situ. Jadi memang dari dulu udah di situ. Terus gabung sama News Musik, gabung sama media-media musik lain lah. Mulai manajerin-manajerin artis musik, gitu. Mulai roadman, sampai akhirnya, 'Wah kayaknya seru juga nih, bikin sendiri aja lah,' gitu," ungkapnya.

Harapan untuk Radio 90-an

Melalui Radio 90-an, Joana ingin menghadirkan program musik yang tidak sekadar mengandalkan nostalgia, tetapi juga menggunakan riset untuk menentukan konten dan nuansa yang ditampilkan. Ia membuka peluang untuk melibatkan musisi pendatang baru yang mampu menghadirkan kembali karakter musik era 1990-an.

"Kita juga kan riset by data juga. Dari nuansanya sampai ke dalam isian liriknya, gitu. Ya kita juga bisa juga gandeng pendatang-pendatang baru memang yang menghadirkan 90-an. Karena menurut aku dan beberapa teman aku yang ada di bidang musik juga, ada di industri, masa kejayaan Indonesia soal musik itu memang di era 90. Makanya kenapa kita memilih Radio 90-an, karena ya itu memang golden memory banget udah, itu nggak tergantikan," pungkas Joana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan