- Film "Baby Udon" akan tayang 3 September 2026, mengangkat kisah Fanny Kondoh.
- Fanny berdoa agar suaminya dikenang sebagai Papa Udon, bukan hanya abu.
- Denny Sumargo memerankan Papa Udon, meski sempat heran dan akui keraguan publik.
Liputan6.com, Jakarta - Cerita Hidup Fanny Kondoh sempat menyita perhatian publik dengan ceritanya yang sedih dan menyentuh hati. Tepat pada 3 September 2026 nanti, kisahnya dan sang suami akan tersaji di film layar lebar Baby Udon.
Dalam press conference trailer Baby Udon yang dihelat di kawasan Jakarta Selatan pada Senin, (2/8/2026), Fanny mengatakan bahwa ia terus mendoakan agar kesempatan besar seperti dibuatnya film Baby Udon ini terjadi.
“Jujur saya merasa keajaiban Tahajud tuh ternyata jawabannya tuh lama ya. Saya mendoakan hal ini terjadi tuh dari suami saya day satu wafat sampai bertemu dengan Densu saya hamil 5 bulan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Fanny juga mengungkap bahwa ia berdoa setiap malam untuk suami dan anaknya agar sang suami tidak dikenang hanya menjadi abu, melainkan sebagai Papa Udon.
"Setiap malam setelah saya membaca Yasin untuk almarhum selain mendoakan ‘Ya Allah, mudahkan lahiran saya normal. Saya enggak apa-apa lahiran enggak ada suami, mudahkanlah prosesnya dnegan lancar, dan saya enggak mau suami saya dikenang hanya menjadi abu. Saya ingin suami saya dikenang sebagai Papa Udon,” ungkapnya.
Sempat Khawatir dengan Sang Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315324/original/026385800_1785834674-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_16.09.28.jpeg)
Setelah Fanny mengumumkan kabar kehamilannya, Denny Sumargo mengundangnya ke podcast CURHAT BANG. Fanny berkata bahwa ia langsung mengiyakan ajakan tersebut.
“Setelah saya mengumumkan kehamilan saya. Tidak lama, podcast pertama yang mengundang saya adalah CURHAT BANG. Di situ saya langsung datang. Saya disambut hangat sama Ci Oliv. Itu sambutan pertama saya. Disambut hangat dalam keadaan mengandung,” kata Fanny.
Ia juga sempat mengkhawatirkan rezeki anaknya, karena ia berpikir bahwa ia tidak lagi memiliki suami.
“Saya dikasih rejeki yang luar biasa. Padahal saat itu saya mengandung, Saya khawatir, rezeki anak ini gimana? Tidak ada suami. Setelah saya cerita pada Densu, Alhamdulillah, Ko Densu nangis di podcast itu. Dan katanya Bang Fajar, Densu adalah orang yang sulit menangis. Dan di podcast itu, Densu bilang, 'Ini bagus ya kalau dibuat film, eh ternyata dia Hajime-nya,” ungkapnya.
Densu Masih Heran Kenapa Bisa Berperan sebagai Hajime Kondoh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314949/original/048786600_1785817930-densu.jpeg)
Menanggapi Fanny Kondoh, Densu mengatakan bahwa ia juga pernah bertanya-tanya mengapa dia yang menjadi Hajime Kondoh.
“Jadi pas gue podcast dia kan, Ga ada apa-apa dibayangin gue cuma cuan, cuan, cuan, gitu kan. Air mata udah jatuh, cuan. Tiba-tiba, skip the time, time line-nya gua bikin, terus gue pikir, kenapa jadi gue yang main? Kan gue yang podcast waktu itu, kan ga cocok Densu!” Kata densu.
Ia mengaku paham soal komentar netizen tentang dirinya yang dianggap tak cocok memerankan karakter ini.
Denny Sumargo Jadi Papa Udon?
“Gua bisa ngerti banget, ketika ada banyak komentar-komentar nakal itu ya, ‘Ga cocok, Ko Densu jadi Papa Udon, entar gua ngakak’ gitu. Coba lu ngakak di bioskop, gua tangkep bibir lu,” candanya.
Fanny pun ikut menanggapi hal itu yang kemudian disambut tawa para penonton dengan mengatakan,
“Tapi jangankan mereka, saya aja istrinya merasa ‘Lho kok Densu?’,” candanya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315322/original/015511800_1785834344-cek_fakta_-_Bank_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296926/original/028949100_1784034568-Menteri_Komunikasi_dan_Digital__Menkomdigi__Meutya_Hafid-14_Juli_2026d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315022/original/055115000_1785823198-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_12.36.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315020/original/022327900_1785822962-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_12.36.40__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315323/original/079529300_1785834470-1200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314950/original/050995000_1785817999-densu_2.jpeg)