7 Foto Suasana Kelas Seni di Centre of Arts Kanada Tempat Belajar Omar Anak Cindy Fatikasari, Penuh Kehangatan

Suasana kelas seni Omar, anak Cindy Fatikasari di Centre of Autism Edmonton, Kanada serta momen hangat Cindy dan buah hati.

Diterbitkan 01 Mei 2025, 11:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kegiatan belajar Omar, putra dari aktris Cindy Fatikasari, kembali menjadi sorotan hangat di media sosial. Pada hari ini, Selasa, 30 April 2025, akun Instagram @cindyfatikasari18 mengunggah serangkaian foto yang memperlihatkan suasana kelas seni tempat Omar menimba ilmu, yakni di Centre of Arts, Kanada. Tempat ini dikenal sebagai pusat pembelajaran seni untuk individu berkebutuhan khusus, termasuk mereka yang berada dalam spektrum autisme.

Cindy membagikan pengalamannya saat menjemput Omar sepulang dari kelas seni. Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa keputusan untuk membiasakan Omar berkomunikasi dalam bahasa Inggris bukanlah semata-mata mengikuti tren. Sebaliknya, hal ini dilakukan agar Omar dapat lebih mudah berinteraksi dengan orang lain di lingkungan mereka yang ada di Kanada.

Sejak kecil, Omar didiagnosis dengan ASD (Autism Spectrum Disorder). Para terapis menyarankan Cindy untuk menggunakan satu bahasa utama dalam komunikasi agar prosesnya lebih efektif. Oleh karena itu, Cindy mulai berbicara dalam bahasa Inggris dengan Omar secara rutin, dengan harapan anaknya bisa terbiasa dan semakin lancar berkomunikasi di Kanada. 

Kelas seni ini menjadi wadah yang tidak hanya mengasah keterampilan visual Omar, tetapi juga menjadi ruang eksplorasi sosial dan emosional. Dalam narasinya, Cindy menuliskan sang buah Omar antusias. “He really loves his art class,” tulis Cindy, menyiratkan kebahagiaan sang anak dalam menyalurkan kreativitasnya. Berikut suasana kelas seni Omar, anak Cindy Fatikasari di Centre of Autism Edmonton, Kanada. 

1. Meja Lukis dan Palet Warna Ceria

Dalam foto ini, Omar terlihat sedang fokus menggambar. Di atas meja, terdapat palet cat air dengan warna-warna cerah yang tersusun rapi, bersama kertas gambar dan referensi visual berupa gambar bunga.

Metode pembelajaran yang menggunakan referensi visual nyata, seperti foto bunga, membantu meningkatkan fokus dan imajinasi anak-anak. Di ruangan tersebut, tampak juga murid-murid lain yang tengah asyik melukis, menciptakan suasana belajar yang penuh kreativitas.

2. Area Simpan dan Ruang Diskusi Visual

Selanjutnya, terlihat sebuah meja panjang yang dipenuhi sketchbook dan dokumen karya, mengindikasikan area simpan atau persiapan. Di belakangnya tampak pintu kayu dan dinding yang dihiasi kolase poster serta lukisan, menambahkan kesan hangat dan inspiratif pada ruang ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ruang ini sangat mendukung kegiatan diskusi kreatif dan eksplorasi ide. Penataan ruang yang tidak terlalu formal memberi kebebasan bagi siswa untuk bergerak dan berinteraksi sesuai ritme masing-masing.

Halaman
Show All
Fardi Rizal, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan