6 Peran Antagonis Reza Rahadian Ini Bikin Penonton Emosi, dari Bossman Pelit hingga Aris Layangan Putus

Reza Rahadian terus mengeksplorasi peran dari utama hingga pendukung, dari protagonis hingga antagonis. Ia jadi salah satu aktor terbaik milik Indonesia.

Diterbitkan 07 Januari 2024, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Karya sineas Ifa Isfansyah ini menampilkan lenturnya akting Reza Rahadian sebagai biang kerok huru-hara. Sang aktor memvisualkan Biru sebagai sosok licik, ambisius, sekaligus penuh perhitungan dalam menghalalkan beragam cara meraih kuasa. Ngeri!

 

 

4. Bossman (My Stupid Boss, 2016)

“Kerani…! Kera… Ni…!” begitulah Bossman (Reza Rahadian) memanggil Diana (BCL) sebagai Kerani, salah satu karyawannya yang dipercaya mengelola keuangan perusahaan. Bossman yang super irit kalau tak mau dibilang pelit mengklaim diri pribadi demokratis.

Padahal, tak pernah mau mendengar pendapat anak buah. Tampil menyebalkan sekaligus kocak, komplet dengan riasan prostetis dan menaikkan bobot 7kg, Reza Rahadian benar-benar bikin pangling. Berkat Bossman, ia meraih Piala Citra keempat di FFI 2016.

 

5. Jatmiko (Sri Asih, 2022)

Revisi jadwal rilis dadakan membuat performa Sri Asih di tangga box office antiklimaks. Bukan berarti film ini tidak ciamik dari aspek kualitas. Meraih 2 Piala Citra untuk Efek Visual dan Tata Rias Terbaik FFI 2023, Sri Asih menampilkan performa keren Pevita Pearce.

Jangan lupa, ada Reza Rahadian sebagai Jatmiko, villain tangguh di level sebenarnya. Babak akhir film karya Upi ini menampilkan pertarungan sengit Jatmiko dan Sri Asih. Saking sengit, Sri Asih sampai mengeluarkan jurus andalan yang dinanti-natikan penonton.

 

6. Aris (Layangan Putus: The Movie, 2023)

Syamsudin dalam Perempuan Berkalung Sorban semacam “pemanasan” bagi Reza Rahadian untuk bisa menjadi suami menjengkelkan di level paripurna. Punya istri secantik dan sesabar Kinan, tak membuat Aris mengenal kata cukup serta syukur. Ia selingkuh dengan Lydia.

Kinan sampai keguguran. Rumah tangga hancur. Namun, tak ada kata maaf dalam kamus hidup Aris. Saat melakukan kesalahan, ia selalu punya alasan yang sekilas terdengar logis. Tak setia. Manipulatif. Dan tak merasa bersalah. Sungguh kombinasi maut. Amit-amit, deh!

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan