Lukman Sardi Ungkap Kunci Jadi Aktor dalam Puncak CapCut AI Content Fest 2026

Lukman Sardi menilai seorang aktor harus terus belajar dan membangun kepekaan serta empati agar mampu menghadirkan karakter yang terasa nyata.

Diterbitkan 15 September 2026, 11:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aktor harus terus belajar dan terbuka pada pengalaman baru.
  • Kepekaan, sensitivitas, dan empati kunci aktor agar peran meyakinkan.
  • Film selalu menceritakan kehidupan dari masa lalu hingga masa depan.

Liputan6.com, Jakarta - Industri film semakin berkembang bersamaan dengan teknologi yang tumbuh pesat. Kini AI Content Fest 2026 hadir oleh CapCut sebagai kompetisi dan festival film berbasis kecerdasan buatan (AI) tingkat nasional.

Dalam puncaknya yang dihelat pada Jumat lalu (11/9/2026) di CGV Grand Indonesia, Jakarta, 10 film pendek terbaik telah dipilih untuk ditayangkan di layar lebar dan memperebutkan penghargaan.

Bintang film horor Kuasa Gelap (2024), Lukman Sardi, membagikan pandangannya mengenai proses belajar dan berkembang sebagai seorang aktor.

“Buat saya, everyday is learning for me. Keaktoran itu membutuhkan yang sifatnya selalu updating,” kata Lukman Jumat malam itu.

Aktor berusia 55 tahun itu pun mengungkapkan bahwa seorang aktor harus terus belajar dan membuka diri terhadap berbagai pengalaman baru. Menurutnya, proses tersebut menjadi bagian penting dalam mengasah kemampuan seorang aktor untuk memahami karakter serta menghadirkan emosi yang sesuai dalam sebuah cerita.

“Kita enggak bisa tuh berhenti di satu titik karena sebagai seorang aktor, kita akan mempelajari hal-hal yang mungkin di luar dari kehidupan pribadi kita,” tambahnya.

Kepekaan Jadi Kunci Aktor

Selain itu, ia juga menjelaskan bagaimana kepekaan menjadi kunci dari seorang aktor dalam membuat perannya dapat lebih dipercaya oleh para audiens.

“Kepekaan itu penting, sensitivitas itu penting, empati itu penting karena kita menjadi orang saluran yang membuat sebuah kisah atau sebuah karakter menjadi believable,” jelasnya.

Menurutnya, dimulai dari menjaga hingga mempelajari hubungan sosial, itu dapat membangun kepekaan dalam diri kita. “Bagaimana kita memelihara hubungan sosial dengan baik, melihat atau memantau situasi, mengamati, terus bergerak, terus mempelajari sehingga kepekaan itu terbangun,” tambahnya.

Manusia Terlahir Jadi Aktor

Ia juga mengatakan pendapatnya bahwa tiap individu terlahir sebagai seorang aktor. “Manusia itu terlahir sebagai aktor,” tuturnya.

Dari setiap hal kecil yang dilakukan dalam kehidupan kita, itu bisa saja menjadi sebuah peran yang secara tidak sadar kita perankan.

“Di mana pun kita tidak bisa memungkiri kadang-kadang kita memerankan karakter yang berbeda-beda dalam kehidupan kita,” katanya.

Film Selalu Menceritakan Kehidupan

Lukman pun mengatakan bahwa film adalah wadah yang selalu menceritakan tentang kehidupan di sekitar kita maupun di masa apa pun.

“Film itu akan selalu menceritakan tentang kehidupan, mau kehidupannya itu dari masa lalu, masa kini, ataupun di masa depan,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kangen Band Umumkan Batal Bubar, Dodhy Minta Maaf

Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan