Kesulitan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4567992/original/015318100_1694148386-Snapinsta.app_375931315_18389947816025552_2264915793165337563_n_1080.jpg)
Syakir juga mengungkapkan berbagai kesulitan yang dihadapinya selama proses pembuatan film "Imam Tanpa Makmum." Ia harus memegang tiga peran sekaligus sebagai produser, sutradara, dan aktor. Selain itu, banyak anggota kru yang lebih berpengalaman darinya, sehingga membuatnya merasa sedikit canggung.
"Terlebih lagi, banyak anggota kru yang lebih senior daripada saya, dan saya merasa agak canggung. Namun, mereka semua membantu dan mendukung saya dalam proses belajar memproduksi film. Yang paling sulit adalah pendanaan film ini, terutama karena saya masih terbilang muda dan sulit mendapatkan kepercayaan dari investor. Total pengeluaran untuk film ini mencapai 5 miliar, sehingga pengelolaan keuangan tidaklah mudah. Tantangan ini adalah bagian dari proses kedewasaan saya," ungkapnya.
Â
Cerita Film
Film "Imam Tanpa Makmum" berawal dari keprihatinan Syakir ketika ia melihat banyak temannya menikah dengan alasan menghindari perbuatan zina tanpa mempersiapkan diri mereka sebagai imam atau pemimpin dalam rumah tangga. Menurutnya, menikah bukan hanya tentang menjalin hubungan yang halal, tetapi juga tentang bagaimana mencari imam yang baik.
"Harapannya, film ini sukses dan banyak ditonton oleh masyarakat. Tetapi yang lebih penting, saya berharap bahwa film ini akan membantu orang untuk lebih mempersiapkan diri mereka sebagai seorang imam. Seorang imam yang baik tidak hanya bisa mengungkapkan perasaan kepada seseorang yang mereka cintai, tetapi juga bisa membimbing orang yang mereka cintai," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4577300/original/004178300_1694785459-WhatsApp_Image_2023-09-14_at_19.17.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4107439/original/016257600_1659334506-290971405_760433481667114_1513570325309335504_n.jpg)