Soal dan Kunci Jawaban PPG, Persiapan Optimal dengan Memahami Pola Ujian

Soal dan kunci jawaban PPG, persiapan matang dengan soal dan sumber belajar resmi.

Diterbitkan 03 Juli 2026, 12:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Soal dan kunci jawaban PPG menjadi salah satu referensi yang banyak dicari oleh calon peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi. Dengan rutin berlatih, peserta dapat memahami pola soal sekaligus meningkatkan kesiapan sebelum mengikuti ujian.

Seleksi PPG tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga kemampuan peserta dalam menganalisis kasus dan mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, mempelajari soal dan kunci jawaban PPG dapat membantu mengenali bentuk ujian yang sering muncul sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Selain memperdalam materi pedagogik dan profesional, peserta juga perlu membiasakan diri mengerjakan latihan soal secara rutin. Berikut contoh soal dan kunci jawaban PPG beserta pembahasannya yang dapat dijadikan referensi untuk menghadapi ujian dengan lebih matang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang soal dan kunci jawaban PPG, Jumat (3/7/2026).

1. Contoh Soal PCK (Pedagogical Content Knowledge)

Soal PCK menguji kemampuan guru menguasai materi sekaligus menentukan strategi pembelajaran yang tepat.

Contoh Soal 1

Seorang guru IPA mengajarkan materi sistem pernapasan manusia kepada siswa kelas VIII. Setelah evaluasi, sebagian besar siswa masih menganggap paru-paru merupakan satu-satunya organ pernapasan.

Strategi pembelajaran yang paling tepat adalah ....

A. Mengulang ceramah dari awal

B. Memberikan lebih banyak soal pilihan ganda

C. Mengajak siswa membuat model sederhana sistem pernapasan dan mendiskusikan fungsi setiap organ

D. Memberikan pekerjaan rumah membaca buku paket

Kunci jawaban: C

Pembahasan: PCK tidak hanya menilai penguasaan materi, tetapi juga kemampuan memilih strategi pembelajaran yang membantu memperbaiki miskonsepsi siswa.

Contoh Soal 2

Dalam pembelajaran matematika, sebagian siswa masih kesulitan memahami konsep pecahan meskipun guru telah menjelaskan melalui ceramah.

Strategi yang paling tepat adalah ....

A. Menambah jumlah pekerjaan rumah

B. Menggunakan media konkret seperti potongan kertas atau benda nyata untuk menunjukkan konsep pecahan

C. Mengulang materi dengan cara yang sama

D. Meminta siswa menghafalkan rumus

Kunci jawaban: B

Pembahasan: Penggunaan media konkret membantu siswa memahami konsep abstrak sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

2. Contoh Soal SJT (Situational Judgement Test)

SJT menguji pengambilan keputusan guru dalam situasi nyata di sekolah.

Contoh Soal 1

Seorang siswa sering mengganggu teman saat pembelajaran berlangsung. Setelah ditegur beberapa kali, perilakunya belum berubah.

Apa tindakan pertama yang paling tepat?

A. Mengeluarkan siswa dari kelas

B. Memberikan nilai rendah

C. Mengajak siswa berdiskusi secara pribadi untuk mengetahui penyebab perilakunya, kemudian menentukan tindak lanjut

D. Membiarkan perilaku tersebut

Kunci jawaban: C

Pembahasan: Guru perlu memahami akar permasalahan sebelum menentukan langkah pembinaan.

Contoh Soal 2

Seorang orang tua mengeluhkan nilai anaknya yang menurun dan meminta guru segera menaikkan nilainya.

Sikap guru yang paling tepat adalah ....

A. Langsung menaikkan nilai siswa

B. Menolak tanpa penjelasan

C. Menjelaskan hasil penilaian secara objektif dan mendiskusikan langkah perbaikan bersama orang tua

D. Mengabaikan keluhan tersebut

Kunci jawaban: C

Pembahasan: Guru harus bersikap profesional, transparan, dan menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua.

3. Contoh Soal Pedagogik

Contoh Soal 1

Dalam pembelajaran berdiferensiasi, guru sebaiknya ....

A. Memberikan tugas yang sama kepada semua siswa

B. Mengelompokkan siswa berdasarkan kebutuhan belajar dan menyesuaikan strategi pembelajaran

C. Mengajar hanya siswa yang cepat memahami materi

D. Mengurangi target pembelajaran

Kunci jawaban: B

Contoh Soal 2

Asesmen diagnostik dilakukan sebelum pembelajaran dengan tujuan ....

A. Menentukan nilai rapor

B. Mengetahui kemampuan awal dan kebutuhan belajar siswa

C. Menentukan siswa terbaik

D. Menghitung nilai akhir semester

Kunci jawaban: B

4. Contoh Soal Profesional

Contoh Soal 1

Tujuan utama asesmen formatif adalah ....

A. Menentukan kenaikan kelas

B. Mengukur hasil belajar pada akhir semester

C. Memberikan umpan balik agar proses belajar dapat diperbaiki

D. Menentukan peringkat siswa

Kunci jawaban: C

Contoh Soal 2

Guru perlu mengikuti pelatihan secara berkala karena ....

A. Mengurangi beban mengajar

B. Meningkatkan kompetensi profesional sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

C. Memenuhi jam kerja

D. Menambah jumlah administrasi

Kunci jawaban: B

5. Contoh Soal Literasi

Contoh Soal 1

Bacaan

Setelah menggunakan media pembelajaran interaktif selama satu bulan, nilai rata-rata kelas meningkat dari 72 menjadi 83.

Pertanyaan

Kesimpulan yang paling tepat adalah ....

A. Media interaktif selalu berhasil

B. Semua siswa pasti meningkat

C. Media interaktif berpotensi meningkatkan hasil belajar, meskipun faktor lain tetap perlu dipertimbangkan

D. Nilai tinggi hanya dipengaruhi media

Kunci jawaban: C

Contoh Soal 2

Bacaan

Perpustakaan sekolah menyediakan koleksi buku baru dan mengadakan program membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Setelah tiga bulan, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat.

Pertanyaan

Informasi yang dapat disimpulkan adalah ....

A. Semua siswa menjadi gemar membaca

B. Program membaca berkontribusi meningkatkan minat siswa mengunjungi perpustakaan

C. Buku baru tidak berpengaruh

D. Kunjungan perpustakaan meningkat karena ujian

Kunci jawaban: B

6. Contoh Soal Numerasi

Contoh Soal 1

Seorang guru memiliki nilai siswa berikut:

70, 80, 75, 90, 85

Berapakah rata-ratanya?

A. 78

B. 79

C. 80

D. 82

Kunci jawaban: C

Pembahasan: (70 + 80 + 75 + 90 + 85) ÷ 5 = 80

Contoh Soal 2

Nilai lima siswa adalah 65, 70, 75, 80, dan 90.

Berapakah nilai mediannya?

A. 70

B. 72

C. 75

D. 80

Kunci jawaban: C

Pembahasan: Median adalah nilai yang berada di tengah setelah data diurutkan, yaitu 75.

7. Contoh Soal Uraian Studi Kasus Reflektif

Contoh Soal 1

Selama pembelajaran, hanya beberapa siswa yang aktif bertanya, sedangkan sebagian besar lainnya cenderung pasif.

Jelaskan:

penyebab yang mungkin terjadi;langkah perbaikan yang akan dilakukan;alasan memilih langkah tersebut.

Contoh jawaban singkat:

Guru dapat melakukan asesmen diagnostik untuk mengetahui kebutuhan belajar siswa, menerapkan diskusi kelompok kecil, menggunakan pertanyaan pemantik, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik. Langkah tersebut dipilih untuk meningkatkan partisipasi dan menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif.

Contoh Soal 2

Hasil ulangan harian menunjukkan lebih dari separuh siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

Jelaskan:

kemungkinan penyebab hasil tersebut;strategi tindak lanjut yang akan dilakukan;alasan memilih strategi tersebut.

Contoh jawaban singkat:

Guru dapat menganalisis hasil asesmen untuk mengetahui materi yang belum dipahami siswa, kemudian memberikan pembelajaran remedial menggunakan metode yang lebih variatif, seperti media interaktif, diskusi kelompok, atau latihan bertahap. Strategi tersebut dipilih agar siswa memperoleh kesempatan memahami kembali materi sesuai kebutuhan belajarnya.

Materi UTBK UKPPPG Guru Tertentu

Melansir dari PPG Kemendikdasmen, berikut ini materi Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG):

No. Kompetensi Deskripsi Indikator
1 Pedagogik Menguasai dan menerapkan pengelolaan pembelajaran peserta didik melalui metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
  • Menerapkan strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
  • Menerapkan pembelajaran yang efektif dan berpusat pada peserta didik.
  • Melaksanakan asesmen, memberikan umpan balik, serta menyusun pelaporan hasil belajar yang berpusat pada peserta didik.
2 Kepribadian Memiliki kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, berwibawa, serta menjadi teladan bagi peserta didik. Kompetensi ini diwujudkan melalui refleksi diri dalam menjalankan tanggung jawab sesuai kode etik profesi guru dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.
  • Menerapkan perilaku yang mencerminkan kematangan moral, emosional, dan spiritual sesuai kode etik guru.
  • Mengembangkan diri melalui kebiasaan refleksi.
  • Menjadikan peserta didik sebagai pusat dalam setiap proses pembelajaran.
3 Sosial Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan peserta didik, sesama guru, orang tua atau wali, serta masyarakat dalam mendukung pembelajaran dan pengembangan diri.
  • Berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  • Melibatkan orang tua atau wali serta masyarakat dalam proses pembelajaran.
  • Berpartisipasi dalam organisasi profesi dan jejaring pendidikan untuk meningkatkan kompetensi.
4 Profesional Menguasai materi pelajaran secara luas dan mendalam untuk menetapkan tujuan pembelajaran serta mengorganisasi konten pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
  • Menggunakan konten pembelajaran beserta strategi penyampaiannya secara tepat.
  • Memanfaatkan pengetahuan untuk memahami karakteristik yang memengaruhi cara belajar peserta didik.
  • Menggunakan pemahaman tentang komponen kurikulum dalam merancang pembelajaran.
5 Asesmen dan Layanan Bimbingan Konseling Mampu merancang dan mengadministrasikan asesmen pendidikan serta memberikan layanan bimbingan dan konseling yang meliputi layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem guna mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
  • Mengadministrasikan asesmen dalam layanan bimbingan dan konseling.
  • Mengelola layanan dasar, khususnya bimbingan klasikal.
  • Mempraktikkan layanan responsif.
  • Mempraktikkan perencanaan individual.
  • Menyusun rancangan kegiatan dukungan sistem.
6 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai Memahami filosofi pendidikan Indonesia, menginternalisasi nilai-nilai keindonesiaan dalam menjalankan profesi guru, serta berkomitmen pada nilai moral, etika, kepemimpinan, dan semangat belajar sepanjang hayat.
  • Memahami filosofi dan tujuan pendidikan Indonesia.
  • Menjalankan tugas guru secara profesional sesuai kode etik.
  • Merancang strategi pembelajaran yang menghidupkan nilai dengan melibatkan orang tua dan masyarakat.
  • Merancang pembelajaran yang efektif dan reflektif sehingga sekolah menjadi pusat penguatan nilai.
  • Mengembangkan diri sebagai teladan (role model) dalam penerapan nilai-nilai positif.
7 Pembelajaran Sosial Emosional Mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan pembelajaran sosial emosional serta mengembangkan sikap profesional yang menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, dan kemandirian dalam praktik pembelajaran.
  • Memahami konsep pembelajaran sosial emosional dan implikasinya dalam pembelajaran.
  • Memahami faktor yang memengaruhi perkembangan sosial emosional peserta didik berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif.
  • Menerapkan pembelajaran sosial emosional sesuai bidang keilmuan.
  • Menganalisis pentingnya pembelajaran sosial emosional terhadap peserta didik dan lingkungan belajar.
  • Menerapkan keterampilan sosial emosional secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kehidupan masyarakat.

Karakteristik Soal PPG dan Sumber Belajar Resmi

Karakteristik soal PPG

Berdasarkan petunjuk teknis UKPPPG, soal-soal umumnya memiliki ciri berikut:

  • Berbasis kasus nyata di kelas, bukan sekadar teori.
  • Menuntut analisis dan pengambilan keputusan.
  • Menguji kompetensi pedagogik dan profesional secara bersamaan.
  • Banyak soal berbentuk skenario yang mengharuskan peserta memilih tindakan paling tepat.
  • Pada soal uraian, peserta diminta memberikan solusi yang logis disertai alasan.

Sumber belajar resmi

Untuk latihan dan persiapan, sebaiknya mengacu pada sumber resmi berikut:

- Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikdasmen - melalui https://ppg.kemendikdasmen.go.id/archive/2026/3 

- Portal UKMPPG/UKPPPG (kisi-kisi, panduan, dan instrumen) - melalui https://ukm.ppg.kemendikdasmen.go.id/

- Petunjuk Teknis UKPPPG Tahun 2026 - melalui https://ppg.kemendikdasmen.go.id/news/petunjuk-teknis-ukpppg-bagi-guru-tertentu-tahun-2026

Pertanyaan Seputar Soal dan Kunci Jawaban PPG

Apa saja jenis tes yang diujikan dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)?

Ujian PPG umumnya mencakup tes objektif yang menguji Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan Situational Judgement Test (SJT), tes subjektif berupa uraian reflektif berbasis studi kasus, serta tes substantif PPG Prajabatan yang menilai kemampuan perencanaan pembelajaran dan pengelolaan kelas.

Apa yang dimaksud dengan soal PCK dalam PPG?

Soal Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan jenis soal yang menguji kemampuan guru dalam menguasai materi pelajaran sekaligus menentukan strategi pembelajaran yang paling tepat. Umumnya, soal disajikan dalam bentuk studi kasus sehingga peserta diminta menganalisis kondisi di kelas sebelum memilih solusi yang sesuai.

Mengapa penting mempelajari soal dan kunci jawaban PPG sebelum ujian?

Mempelajari soal dan kunci jawaban PPG membantu peserta memahami pola pertanyaan, tingkat kesulitan, serta kompetensi yang diukur dalam ujian. Selain meningkatkan pemahaman materi, latihan soal juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pengambilan keputusan ketika menghadapi berbagai skenario pembelajaran.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6